RM.id Rakyat Merdeka - Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti Posko Trauma Healing di Posko Pengungsian Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Di dalam tenda khusus pemulihan psikososial itu, anak-anak tampak kembali ceria, bermain, dan bernyanyi bersama.
Posko trauma healing tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan secara terintegrasi oleh TNI melalui Kodam Iskandar Muda, bekerja sama dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, serta unsur masyarakat. Salah seorang pengungsi, Mariani (57 tahun), mengaku kegiatan trauma healing memberi dampak besar bagi kondisi mental anak-anak di pengungsian.
“Dari TNI Kodam Iskandar Muda datang kemari untuk healing, untuk menghibur anak-anak supaya bahagia dan ceria seperti semula. Menghilangkan trauma, terutama. Ada mainan, ada jajanan, ada minum. Anak-anak nyanyi-nyanyi, happy, sudah enggak murung lagi,” ujar Mariani.
Baca juga : PTPN Group Buka Posko Trauma Healing Anak Korban Bencana Di Pidie Jaya
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan dan pendampingan yang terus diterima sejak mengungsi di Balee Panah. “Bapak-bapak TNI membantu kami. Ada bantuan waktu kami sampai kemari. Perangkat desa juga ada beras, telur, mi instan, sarden. Ada juga bantuan dari MBG. Anak-anak dapat jajanan, pakaian-pakaian. Masyarakat juga banyak yang bantu,” tuturnya.
Menurut Mariani, layanan kesehatan di posko pengungsian juga berjalan rutin dan lengkap. “Ada layanan kesehatan setiap hari. Dokter kulit ada, dokter jantung ada, dokter umum juga ada,” katanya.
Sementara itu, Letnan Kolonel Infanteri Dekki Sujatmiko dari Staf Personalia Kodam Iskandar Muda menjelaskan, kegiatan trauma healing tersebut merupakan perintah langsung pimpinan TNI AD.
Baca juga : BNPB Dan Pertamina Gelar Trauma Healing Anak Aceh Tamiang
“Kegiatan hari ini adalah trauma healing. Ini merupakan perintah langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), khususnya terkait bencana di wilayah Kodam Iskandar Muda. Kami juga mendapat arahan dari Ibu Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana untuk melaksanakan trauma healing,” jelas Letkol Dekki.
Ia menegaskan, fokus utama kegiatan ini adalah pemulihan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana.
“Pascabencana, banyak anak-anak yang mengalami kecemasan dan stres karena kehilangan rumah atau anggota keluarga. Kegiatan ini bertujuan mengembalikan kondisi psikis mereka agar rasa cemas hilang dan anak-anak kembali gembira,” katanya.
Baca juga : HUT Ke-50, INALUM Salurkan Bantuan Bencana Di Aceh Dan Sumatera
Untuk mendukung proses pemulihan tersebut, TNI juga menyediakan dan menyerahkan berbagai sarana permainan kepada anak-anak di pengungsian.“Kami membawa dan menyerahkan ayunan, perosotan, rubik, hula hoop, bola, hingga kitchen play untuk anak-anak,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.