BREAKING NEWS
 

Pemerintah Serius Tangani Banjir Bandang

Gibran Minta Maaf Kalau Masih Banyak Kekurangan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SISWANTO
Selasa, 23 Desember 2025 08:05 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau lokasi banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (22/12/2025). (Foto: Setwapres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menemui korban banjir bandang di Sumatera. Kepada para korban, Gibran memastikan pemerintah serius dan bekerja keras membantu warga pasca bencana. Namun, Wapres meminta maaf kalau masih banyak kekurangan. 

Hal itu disampaikan Gibran saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Sibalangan, Adian Koting, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (22/12). Gibran sudah berada di Sumut sejak Minggu (21/12/2025). Ia bertolak ke Sumut dengan menumpangi Pesawat Kepresidenan BAe-RJ85 pukul 06.30 WIB. 

Mengawali kunjungannya di Sumut, Gibran meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan gantung Sungai Gomo, Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Minggu (21/12/2025) pagi. Sungai Gomo selama ini menjadi jalur penyeberangan utama warga. Termasuk para siswa SMKN 1 Boronadu yang harus melintasi sungai setiap hari untuk berangkat ke sekolah. 

Kedatangan Gibran di Boronadu didampingi Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dan Gubernur Sumut, Bobby Nasution. Dalam arahannya, Wapres Gibran mengatakan jembatan gantung sepanjang 40 meter di Boronadu merupakan kebutuhan yang mendesak. 

Baca juga : Kepala BGN Main Golf Untuk Charity

“Untuk menjamin keselamatan warga, sekaligus meningkatkan akses pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Gibran. 

Kalau tidak ada jembatan gantung, pendidikan siswa di wilayah Boronadu terhambat. Terutama bagi para siswa SMKN 1 Boronadu. 

Adsense

“Ada sekitar 60 persen siswa SMKN 1 Boronadu yang berada di seberang jembatan, dan jika sungai meluap, ada sekitar 4 desa yang akan terisolir,” ungkapnya. 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi SMK Negeri 1 Boronadu, Nias, Sumatera Utara. (Foto: Setwapres)

Usai meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan gantung, Gibran melanjutkan kunjungan ke SMKN 1 Boronadu yang terletak tak jauh dari Sungai Gomo. Dalam dialog bersama para siswa, Gibran menyemangati mereka meskipun di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. 

Baca juga : Ditegaskan Hashim, Prabowo Nggak Punya Kebun Sawit Sehektar Pun!

“Ini nanti kita bangun jembatan, ya. Kita bangun jembatan biar adik-adik gak basah-basah lagi. Yang penting kalian tetap semangat sekolah,” harap mantan Wali Kota Solo itu. 

Besoknya, Senin (22/12/2025), Gibran terbang ke Tapanuli Utara, Sumut. Kedatangangan Gibran di Bandara Sisimangaraja XI atau Bandara Sisilangit disambut langsung Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Bupati Toba Effensi Sintong P. Napitupulu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, dan unsur dari Forkompida. 

Dalam dialognya dengan para korban, Gibran menerima banyak keluhan. Eks Wali Kota Solo itu memastikan, Pemerintah akan terus bekerja cepat dan tepat dalam penanganan bencana di lapangan. 

“Saya memohon maaf yang sebesarbesarnya apabila dalam proses penanganan pascabencana masih terdapat kekurangan,” kata Gibran. 

Baca juga : Pesan Purbaya Di Hari Ibu “Nggak Usah Khawatir, Ekonomi Membaik...”

Putra sulung Presiden RI ke-7 Jokowi ini memastikan, berbagai kebutuhan yang dibutuhkan korban akan dipenuhi pemerintah. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan infrastruktur, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. 

“Dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak,” lanjutnya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense