RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPD Gerindra Kaltara, Ibnu Saud Is menyampaikan, kegiatan tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian dan ketaatan pada imbauan Kapolri agar masyarakat merayakan tahun baru dengan tertib dan tidak berlebihan.
“Pergantian tahun tetap kami rayakan, tapi caranya yang diubah. Kami berdoa bersama, zikir, bersama anak-anak yatim, sekaligus menyantuni mereka, supaya tahun 2026 benar-benar penuh keberkahan dari Allah Subhanahu wa ta’ala,” ujarnya di Tarakan, Kaltara, Selasa (31/12/2025).
Lebih lanjut, Ibnu mengajak masyarakat mengalihkan pengeluaran yang tidak terlalu penting seperti pesta atau kembang api, menjadi bantuan sosial bagi daerah yang sedang tertimpa musibah. Sebab, masyarakat di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan beberapa wilayah lain yang sedang mengalami musibah, perlu mendapatkan dukungan dari seluruh elemen bangsa.
“Kalau kita mungkin punya uang lebih, lebih baik disumbangkan ke saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Mudah-mudahan itu menjadi keberkahan bagi kita semua,” cetusnya.
Dalam kesempatan itu, Ibnu juga menyinggung harapan besar terhadap arah pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dia optimis, program prioritas pemerintah seperti Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga Makan Bergizi Gratis (MBG), akan menjadi motor penggerak ekonomi.
Baca juga : PKB Pastikan Dukung Pilkada Tidak Langsung
“Kalau program-program itu perform, itu akan menyerap banyak tenaga kerja. Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi nasional bisa setapak demi setapak mendekati 8 persen, meskipun sekarang ini masih dalam tahap awal dan tentu masih banyak kekurangan,” tuturnya.
Soal Kaltara, Wali Kota Tarakan itu menerangkan, pertumbuhan ekonomi daerah saat ini berada di kisaran 5,4 hingga 5,7 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Namun, dia menilai, angka masih di bawah harapan, sehingga perlu terus didorong agar mendekati 8 persen dalam beberapa tahun ke depan.
Pertumbuhan ekonomi yang membaik, lanjut dia, kebijakan efisiensi yang kini dijalankan Pemerintah bisa lebih mudah diterapkan tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau ekonomi tumbuh baik, pembangunan bisa lebih berpenetrasi ke bawah dan benarbenar dirasakan oleh masyarakat yang terdampak,” imbuhnya.
Ibnu juga menegaskan pentingnya menjaga situasi keamanan dan kondusifitas, khususnya di Kota Tarakan. Sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Utara, Tarakan memiliki peran strategis dalam menentukan iklim ekonomi dan investasi di seluruh provinsi.
Baca juga : Sepanjang 2025, Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 25 T
“Kalau Tarakan tidak kondusif, dampaknya ke seluruh Kalimantan Utara. Ini barometer. Bandara, perbankan, perwakilan BI, Ombudsman, semua ada di sini. Jadi, kita harus menjaga persatuan, menyerahkan semua persoalan pada hukum, agar kota ini tetap aman dan dipercaya investor,” paparnya.
Terkait internal partai, Ibnu berharap, seluruh kader Gerindra dijauhkan dari perilaku menyimpang, seperti korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Dia ingin Gerindra tetap menjadi partai yang bersih dan diterima masyarakat di seluruh pelosok Kalimantan Utara.
“Gerindra harus benar-benar establish sampai ke bawah, sampai kelurahan dan desa-desa, bahkan di perbatasan. Ini penting agar kita bisa terus menguatkan pemerintahan Prabowo–Gibran dan tetap dekat dengan rakyat,” tandasnya.
Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Tarakan, Muhammad Yunus menyatakan, pihaknya akan fokus memperkuat sinergi organisasi mulai dari tingkat PAC, Ranting, hingga Anak Ranting atau tingkat RT pada tahun 2026.
“Tarakan ini wilayahnya tidak sulit untuk membentuk ranting. Target kami di 2026, struktur organisasi akan semakin kuat dan bersinergi hingga ke tingkat bawah,” katanya.
Baca juga : Tahun Baru Tetap Meriah Tanpa Pesta Kembang Api
Berbeda dengan perayaan tahun baru yang bersifat hura-hura, Yunus menjelaskan, pada tahun ini Gerindra memilih mengadakan doa bersama secara sederhana sebagai bentuk empati atas musibah yang menimpa saudara-saudara di daerah lain seperti Aceh dan Sumatera Barat.
“Kegiatan ini rutin tiap tahun, namun kali ini kita tidak menggelar acara yang berlebihan. Kita fokus berdoa supaya Tarakan dijauhkan dari musibah, diberi keselamatan, dan masyarakatnya semakin sejahtera di tahun 2026,” pungkasnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.