RM.id Rakyat Merdeka - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dibuka mulai 19 Januari 2026. Menyikapi hal tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyatakan dukungannya terhadap pendaftaran dan penyelenggaraan TKA bagi siswa SD dan SMP.
Sekretaris Jenderal PGRI, Dudung Abdul Qadir, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sosialisasi TKA yang bekerja sama dengan dinas pendidikan kabupaten dan kota. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para guru bahwa TKA bukan sekadar tes, melainkan sarana untuk memperoleh informasi mengenai keberhasilan proses pembelajaran.
“PGRI mempersiapkan sosialisasi yang bekerja sama dengan dinas pendidikan kabupaten dan kota. Yang paling penting adalah memberi pemahaman kepada guru bahwa tujuan TKA adalah untuk mendapatkan informasi keberhasilan proses pembelajaran,” ujar Dudung, Selasa (13/1/2026).
Baca juga : Tak Kebocoran dan Berdesakan Lagi, Siswa SMP di Garut Kini Belajar Lebih Nyaman
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 memiliki banyak manfaat bagi peserta didik. TKA dapat memotret kemampuan akademik dasar siswa sejak dini sekaligus mengidentifikasi kemampuan literasi dan numerasi sebagai dasar perbaikan proses pembelajaran di masa mendatang. Dalam TKA SD dan SMP, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Matematika.
Menurut Dudung, PGRI ingin memperoleh gambaran menyeluruh tentang kemampuan akademik, keterampilan life skill yang relevan dengan kebutuhan saat ini, serta pengembangan karakter siswa. Hasil TKA juga diharapkan mampu memberikan gambaran kolektif kualitas pendidikan, baik di tingkat sekolah, kabupaten, kota, hingga wilayah, sehingga satuan pendidikan dapat menetapkan kebijakan dan langkah perbaikan yang lebih tepat sasaran.
“Tujuan intinya adalah untuk pemetaan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Baca juga : PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi Untuk Tingkatkan Nilai Tambah Energi
Meski TKA tidak bersifat wajib, Dudung menilai partisipasi siswa akan sangat penting apabila ke depan TKA dijadikan salah satu pertimbangan masuk ke jenjang pendidikan berikutnya. Dengan partisipasi yang luas, potret keberhasilan pendidikan dapat tergambar secara lebih utuh dan akurat.
Ia juga mengingatkan peran orang tua sangat penting dalam mendukung anak mengikuti TKA. Orang tua diharapkan tidak hanya mengawasi dan membantu, tetapi juga memberi motivasi serta menyiapkan mental anak agar lebih percaya diri saat mengikuti tes.
Sebagai informasi, berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pendaftaran TKA untuk murid kelas VI SD dan kelas IX SMP dibuka pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Rangkaian simulasi TKA akan digelar pada akhir Februari hingga awal Maret 2026, dilanjutkan gladi bersih pada 9–17 Maret 2026.
Baca juga : Dana Suap Diduga Dipakai Untuk Kampanye Pejabat
Pelaksanaan TKA SMP dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, sedangkan TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026. Selanjutnya, hasil TKA akan diolah pada 18–23 Mei 2026 dengan pendekatan penilaian yang mempertimbangkan tingkat kesulitan serta karakteristik soal. Setiap murid akan memperoleh hasil beserta deskripsi capaian sebagai panduan peningkatan kompetensi secara bertahap, yang akan diumumkan pada 24 Mei 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.