Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tak Kebocoran dan Berdesakan Lagi, Siswa SMP di Garut Kini Belajar Lebih Nyaman
Kamis, 8 Januari 2026 17:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program revitalisasi sekolah di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, membawa perubahan besar bagi proses belajar-mengajar. Tak sekadar menghadirkan bangunan dan fasilitas baru, revitalisasi ini juga menumbuhkan semangat baru bagi siswa dan guru.
Perubahan itu dirasakan langsung Zahra Fatimah, siswi kelas IX SMP Negeri 1 Tarogong Kaler. Ia mengaku, ruang kelas baru yang kini berada di gedung bertingkat membuat suasana belajar jauh lebih nyaman dan menyenangkan.
“Kelas IX pindah ke atas. Enak, dekat lapangan basket, bisa lihat yang main bola. Jadi, senang,” ujar Zahra dengan wajah ceria.
Dia menceritakan, kondisi ruang kelas sebelumnya kerap mengalami kebocoran. Selain itu, keterbatasan kursi membuat para siswa harus duduk berdesakan. “Satu bangku bisa diisi tiga siswa,” kenangnya.
Baca juga : Kemenhan Bekali Jurnalis Hadapi Situasi Darurat di Daerah Rawan
Pengalaman serupa disampaikan Muhammad Diaz, siswa kelas IX lainnya. Menurut Diaz, revitalisasi sekolah membuat kegiatan belajar menjadi jauh lebih nyaman. Tak hanya ruang kelas, perbaikan fasilitas toilet juga mendapat sambutan positif dari para siswa.
Zulfa, siswi SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, mengaku kini merasa lebih nyaman menggunakan toilet yang bersih serta belajar di ruang kelas yang tidak lagi bocor.
“Sekarang toiletnya sudah tidak kotor lagi, kacanya juga bersih. Jadi selalu ingin balik lagi ke toilet. Ruangan kelas juga sudah tidak bocor lagi di tengah, jadi pas sampai sekolah bisa tetap semangat, tidak perlu bersih-bersih mengepel dulu,” tutur Zulfa.
Atas perubahan tersebut, para siswa SMP Negeri 1 Tarogong Kaler menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas inisiatif program revitalisasi sekolah. Program ini dinilai penting untuk memastikan sekolah-sekolah di Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi kelangsungan pembelajaran.
Baca juga : Jembatan Teupin Mane Berfungsi Lagi, Warga Aceh Terharu Bisa Pulang ke Rumah
Pada hari yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan gedung hasil program revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler. Peresmian tersebut menandai selesainya revitalisasi 31 sekolah yang didanai pemerintah pusat.
“Kita harus berusaha bagaimana menjadi generasi yang berilmu, generasi yang terampil, generasi yang tetap memiliki kepribadian yang utama—knowledgeable, capable, and humble,” ujar Abdul Mu’ti, dalam sambutannya.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Yan Anwar, menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi tersebut. Menurutnya, program ini memberikan manfaat langsung bagi siswa dan guru, terutama dalam pemenuhan kebutuhan ruang belajar.
Saat ini, SMP Negeri 1 Tarogong Kaler memiliki 33 kelas untuk proses belajar mengajar. Melalui program revitalisasi, pemerintah membangun tiga ruang kelas baru.
Baca juga : Madrid Tertahan Lagi, Puncak Klasemen Melayang
“Dulu jumlah kelas hanya ada 30, jadi kekurangan tiga kelas. Kami harus memanfaatkan ruangan laboratorium dan aula serbaguna,” jelas Yan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya