RM.id Rakyat Merdeka - Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengungkapkan tengah menjajaki kerja sama strategis dengan sejumlah lembaga negara seperti Polri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Kementerian Komunikasi dan Digital.
“Kami sedang menggodok kerja sama dengan beberapa lembaga negara untuk merilis kinerja mereka secara terbuka, sekaligus berani menjadi pembeda di tengah beragamnya produk jurnalistik dan konten digital di berbagai platform media sosial,” kata Sandri kepada awak media di Jakarta, Sabtu (16/1/2026).
Sandri menjelaskan, dari sejumlah peluang kolaborasi yang dijajaki, bidang keamanan dan penegakan hukum menjadi salah satu fokus utama.
Baca juga : Pemprov DKI Imbau Warga Jakarta Tingkatkan Kewaspadaan Dampak Cuaca Ekstrem
Menurutnya, pengawasan publik terhadap penegakan hukum dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) penting dilakukan agar informasi yang beredar akurat, berimbang, dan terverifikasi.
“Penegakan hukum dan kamtibmas harus diawasi. Di saat yang sama, publik perlu mendapat informasi yang benar dan berimbang, sehingga proses hukum tidak semata-mata dikonsumsi karena viral tanpa kroscek dan verifikasi,” tegasnya.
Selain isu keamanan, Kontra Narasi juga menaruh perhatian besar pada riset di bidang informasi dan teknologi. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat agar lebih cakap dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Baca juga : Statistik Persib Putaran Pertama: Baros dan Julio Cesar Tampil di Semua Laga
Guna mempertajam dan memaksimalkan kinerja organisasi, Sandri menyebut saat ini Kontra Narasi tengah melakukan penataan dan pembenahan internal.
Langkah tersebut meliputi penguatan manajemen, sarana-prasarana, serta peningkatan kapasitas para jurnalis kontributor sekaligus kreator konten.
“Target kami bukan hanya melahirkan produk jurnalistik, tetapi juga mencetak kreator konten yang andal dan mampu meng-counter isu maupun narasi spam di berbagai platform media sosial,” tutup Sandri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.