Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Achmad Rizal Purnama Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan
Rabu, 31 Desember 2025 02:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - DUTA Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Turki Achmad Rizal Purnama menerima kunjungan Murat Zace, Corporate Marketing Leader dari Turkish Aerospace Industries (TUSAS). Pertemuan tersebut berlangsung di Kedutaan Besar RI (KBRI) Ankara, Turki pada 24 Desember 2025.
Pertemuan dengan pemimpin TUSAS tersebut membahas penguatan kerja sama Indonesia–Turki di bidang industri pertahanan. Khususnya pada pengembangan dan potensi kolaborasi teknologi pertahanan udara.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah platform strategis. Antara lain pesawat tempur Kaan, wahana udara nirawak Anka, serta berbagai platform helikopter.
Baca juga : Amankan Pasokan Bawang Merah, Kementan Terapkan Kerja Sama Antar Daerah
“Diskusi ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperkuat kemampuan pertahanan nasional sekaligus memperluas kemitraan strategis dengan mitra internasional,” ungkap Dubes Rizal dalam pernyataannya.
Rizal menegaskan, Turki merupakan salah satu mitra penting Indonesia dalam pengembangan industri pertahanan. Utamanya, yang berbasis alih teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta peluang produksi bersama di masa depan.
Kaan adalah pesawat tempur generasi kelima yang dikembangkan Turkish Aerospace In¬dustries. Pesawat ini dirancang dengan teknologi siluman (stealth), kemampuan avionik canggih, serta integrasi sistem persenjataan modern.
Baca juga : Pemerintah Ucapkan Terima Kasih Ke Dokter Dan Relawan Di Daerah Bencana
Kaan diproyeksikan menjadi tulang punggung pertahanan udara Turki di masa depan. Pesawat ini menarik minat sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia, untuk kerja sama pengembangan teknologi dan industri pendukungnya.
Sedangkan Anka merupakan pesawat tanpa awak kelas menengah hingga berat yang mampu melakukan misi pengintaian, pengawasan, serta serangan. Drone ini memiliki daya jelajah panjang dan dapat membawa berbagai sensor serta persenjataan presisi.
Selain pesawat tempur dan drone, pembahasan juga mencakup platform helikopter produksi Turki yang dirancang untuk berbagai misi. Seperti transportasi militer, pencarian dan penyelamatan (Search And Rescue/SAR), hingga operasi taktis.
Baca juga : Nerlince Wamuar Ajak Anak Muda Papua Jaga Kedamaian Dan Hindari Provokasi
Helikopter-helikopter ini dikembangkan dengan fokus pada keandalan, fleksibilitas misi, serta kemampuan beroperasi di berbagai medan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan geografis Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya