RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyatakan, pihak telah mulai menyiapkan pasukan untuk misi perdamaian di Gaza. Penyiapan dilakukan sambil menunggu hasil koordinasi resmi dari Mabes TNI terkait kebutuhan dan karakter personel yang akan ditugaskan.
KSAD menjelaskan, proses pengiriman pasukan ke Gaza masih berjalan dan memerlukan koordinasi berjenjang, mulai dari pihak yang mengoordinasikan misi di Gaza hingga ke Mabes TNI dan Mabes Angkatan Darat.
“Kami menunggu dari hasil koordinasi yang mengkoordinir di Gaza. Nanti ke Mabes TNI. Mabes TNI nanti ke Mabes AD, memerlukan pasukan personel yang berkarakter apa. Ini kami siapkan. Ya, begitu,” ujar Maruli, usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI dan Polri bersama Presiden Prabowo Subianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2029).
Baca juga : Arahan Prabowo untuk TNI-Polri: Jaga Terus Kepercayaan Rakyat
Ia menegaskan, TNI AD telah memulai persiapan internal dengan melatih personel yang berpotensi ditugaskan dalam misi perdamaian. Fokus utama penyiapan diarahkan pada kemampuan yang relevan dengan kebutuhan kemanusiaan dan rekonstruksi di wilayah konflik.
“Sudah mulai berlatih orang-orang yang kemungkinan kita nanti jadi perdamaian. Jadi berarti zeni, kesehatan, yang sering, seperti itu kami siapkan,” jelasnya.
Terkait jumlah personel yang akan dikirimkan ke Gaza, KSAD menyampaikan, angka tersebut masih bersifat perkiraan dan belum ada keputusan final. Seluruhnya masih menunggu hasil negosiasi dan koordinasi lanjutan di tingkat Mabes TNI.
Baca juga : Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Jalankan Amanat Konstitusi
“Ya, bisa satu brigade, 5.000–8.000 mungkin. Tapi masih bernego semua, belum pasti. Jadi, belum ada kepastian angka sampai sekarang,” kata Maruli.
Ia menekankan, peran TNI AD saat ini terbatas pada penyiapan pasukan sesuai kebutuhan yang diminta, sementara keputusan terkait penugasan, waktu keberangkatan, dan kepastian lokasi berada di tingkat komando yang lebih tinggi. “Kalau kami hanya penyiapan pasukannya saja,” tegasnya.
Dengan langkah tersebut, TNI AD memastikan kesiapan personel untuk mendukung misi perdamaian di Gaza, khususnya dalam bidang zeni dan kesehatan, sesuai mandat yang akan ditetapkan oleh Mabes TNI dan Pemerintah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.