RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golkar totalitas dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Selain mengamankan beragam program Pemerintah, partai berlambang pohon Beringin ini memiliki fatsun, seluruh skuad Golkar dilarang menyerang kebijakan Prabowo-Gibran.
“Sebagai fraksi pendukung Pemerintah, seluruh kebijakan Fraksi Partai Golkar harus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo. Apalagi, Golkar juga sedang mendorong koalisi permanen,” tandas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji di perayaan HUT ke-58 Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Sarmuji menegaskan, larangan menyerang Prabowo-Gibran merupakan satu di antara empat fatsun politik yang harus dipegang seluruh kader Partai Golkar, khususnya anggota DPR. Dia menegaskan, larangan itu sebagai konsekuensi logis Golkar sebagai partai koalisi Pemerintah.
“Koalisi yang berada dalam suka dan duka. Koalisi yang berada dalam kebijakan yang populer maupun yang tidak populer,” tegasnya.
Baca juga : Lantik 38 DPD II Secara Serentak, Golkar Siap ‘Kuningkan’ Surabaya
Fatsun kedua, lanjut Sarmuji, anggota Fraksi Golkar tidak boleh menyerang sesama kawan sendiri. Hal ini, kata dia, karena Golkar memiliki banyak menteri di Kabinet Merah Putih (KMP). Dia mengatakan, setiap persoalan sebaiknya dibicarakan lebih dulu secara internal sebelum dibawa ke ruang publik atau forum resmi DPR.
“Tolong beri masukan sebelum rapat dimulai. Sesama kawan sendiri, jangan sampai jeruk makan jeruk,” pesannya.
Fatsun ketiga, anggota Fraksi Golkar dilarang mempersoalkan keputusan yang sudah ditetapkan negara. Dia mengakui, setiap kebijakan tetap bisa dievaluasi. Namun, kata dia, evaluasi dilakukan untuk perbaikan, bukan untuk menyerang.
Misalnya, kata Sarmuji, ketika Partai Golkar menemukan persoalan teknis program Makan Bergizi Gratis (MBG). Maka, kata dia, kader Golkar harus memberikan semangat memperbaiki dan membangun program agar lebih bermanfaat untuk rakyat.
Baca juga : Hilirisasi Strategi Danantara Kejar Pertumbuhan 8 Persen
“Kalau ada kelemahan di dalamnya, tugas kita menyempurnakan melalui masukan-masukan,” ujarnya.
Fatsun keempat, lanjut Sarmuji, anggota DPR dari Fraksi Golkar tidak mengubah keputusan yang sudah disepakati dalam koalisi.
Dalam kesempatan itu, Sarmuji juga menyapa Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR, Bambang Hariyadi, yang hadir dalam acara tersebut. Sarmuji meminta empat fatsun politik Partai Golkar tersebut disampaikan kepada Presiden Prabowo.
“Mas Bambang, kita sudah menyusun empat fatsun politik Fraksi Partai Golkar. Nanti bisa dilaporkan juga ke Pak Presiden,” ujarnya.
Baca juga : Modern & Dekat Kawasan Perumahan, Stasiun Jatake Harapan Baru Gerakan Ekonomi
Diketahui, perayaan HUT ke-58 Fraksi Golkar juga dihadiri Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan mantan Ketua DPR Setya Novanto. Keduanya mengikuti prosesi potong tumpeng di Ruang Rapat Badan Permusyawaratan (Bamus), Gedung Nusantara, Kompleks DPR.
“Semoga Fraksi Golkar terus terdepan dan memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan bangsa dan negara,” kata Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.