BREAKING NEWS
 

PT BAMS Kirim 1.000 Paket Makanan Siap Saji Berteknologi Saat Tanggap Darurat Sumatera

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 24 Februari 2026 16:24 WIB
PT BAMS mengirim 1.000 paket makanan siap saji berteknologi dalam masa tanggap darurat bencana alam di Sumatera. (Foto: Dok. PT BAMS)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT BAMS (Banjarnegara Agro Mandiri Sejahtera) yang didirikan anggota DPR Bambang Soesatyo di daerah pemilihannya di Banjarnegara, Jawa Tengah, telah mengirimkan 1.000 paket makanan siap saji berteknologi dalam masa tanggap darurat bencana alam di Sumatera. Bantuan tersebut disalurkan untuk para penyintas di Aceh Tamiang.

Andri Noviar, mewakili PT Banjarnegara Agro Mandiri Sejahtera, selaku produsen makanan siap saji berteknologi, mengirimkan langsung ribuan paket makanan siap saji tersebut langsung untuk korban bencana di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (15/1/2026).

Bamsoet, sapaan akrab Bambang, menerangkan bahwa di tengah fase tanggap darurat yang kerap menentukan hidup dan mati penyintas, kecepatan distribusi logistik menjadi faktor krusial, terutama pasokan makanan. Dalam situasi bencana, distribusi pangan harus bergerak cepat karena itu menyangkut daya tahan fisik dan psikologis para penyintas.

Baca juga : PAM JAYA Pastikan Layanan Air Minum Perpipaan Terjangkau Sepanjang 2026

“Kita tidak bisa menunggu sistem dapur umum berdiri sempurna sementara warga sudah berhari-hari berada di pengungsian,” ujar Bamsoet, saat menerima direksi PT. BAMS, di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Ketua DPR ke-20 dan Ketua MPR ke-15 ini memaparkan, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, intensitas bencana hidrometeorologi di Indonesia terus meningkat. Sepanjang 2025, tercatat ribuan kejadian banjir, longsor, dan angin kencang yang berdampak pada jutaan warga.

Adsense

Di Sumatera, sejumlah kabupaten di Aceh dan Sumatera Utara masuk dalam wilayah rawan banjir akibat curah hujan ekstrem dan meluapnya sungai. Dalam situasi seperti itu, akses jalan kerap terputus, distribusi logistik tersendat, dan dapur umum sulit segera beroperasi.

Baca juga : Mentan Terapkan Skema Padat Karya Di Sumatera

“Kita harus realistis melihat kondisi di lapangan. Membangun dapur umum memerlukan peralatan, gas, air bersih, tenaga relawan, dan waktu. Sementara korban membutuhkan asupan gizi saat itu juga. Karena itu, makanan siap saji berteknologi menjadi solusi strategis yang efektif dalam menjawab tantangan logistik darurat,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, PT BAMS memproduksi makanan siap saji yang dirancang khusus untuk situasi krisis. Produk tersebut dapat langsung dikonsumsi dengan tambahan air panas sesuai takaran, tanpa perlu proses memasak yang rumit.

Teknologi pengolahan dan pengemasan memungkinkan makanan bertahan dalam jangka waktu tertentu, higienis, dan mudah didistribusikan dalam jumlah besar. Konsep ini mempersingkat rantai logistik sekaligus meminimalkan ketergantungan pada fasilitas dapur umum di lokasi bencana.

Baca juga : Patra Jasa Group Salurkan Bantuan Buat Korban Banjir Di Sumatera

“Kami ingin menghadirkan solusi konkret. Ketika akses jalan terputus dan sumber daya terbatas, bantuan pangan harus tetap bisa menjangkau korban. Produk ini dirancang agar praktis, aman, dan mampu menjaga kebutuhan kalori harian penyintas, terutama anak-anak dan kelompok rentan,” urai Bamsoet. 

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran ini menambahkan, inovasi industri pangan dapat berperan langsung dalam manajemen kebencanaan nasional. Di tengah meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi di berbagai daerah, model bantuan berbasis teknologi seperti ini menjadi alternatif strategis untuk mempercepat respons kemanusiaan. Pendekatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi antara sektor industri, relawan, dan pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan darurat Indonesia.

“Industri pangan harus hadir memberi solusi konkret saat negara menghadapi situasi darurat. Ke depan, kami akan memperkuat kapasitas produksi agar respons bantuan bisa menjangkau lebih banyak wilayah rawan bencana di Indonesia,” pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense