BREAKING NEWS
 

MBG, Industri Susu Hingga Pertaruhan Keadilan Rantai Pasok

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 27 Februari 2026 14:15 WIB
Ilustrasi: freepik.com

 Sebelumnya 
Di sisi lain, muncul pula kritik bahwa manfaat MBG belum tentu otomatis dirasakan petani kecil jika tata kelola tidak diperkuat (NU Online, 5 Februari 2026). Kritik tersebut patut menjadi pengingat. Skema besar seperti MBG berisiko menciptakan konsentrasi pasar jika distribusi kontrak dan pasokan tidak transparan.

Mestinya, MBG menjadi peluang strategis untuk membangun ekosistem susu nasional yang lebih adil. Industri besar dibutuhkan untuk menjamin skala dan standar mutu. Tetapi koperasi dan peternak rakyat harus memperoleh ruang tumbuh yang nyata—melalui akses pembiayaan, teknologi, dan kepastian harga.

Baca juga : Distribusi Susu di Negara Kepulauan: Tantangan dan Solusi Teknologi Pengemasan

Tanpa keseimbangan itu, modernisasi hanya akan menjadi cerita tentang mesin dan investasi, bukan tentang kesejahteraan peternak. MBG seharusnya menjadi jembatan antara efisiensi industri dan pemerataan ekonomi.

Indonesia memiliki potensi besar di sektor susu, tetapi tingkat ketergantungan impor bahan baku masih tinggi. Momentum MBG semestinya dimanfaatkan untuk memperkuat produksi domestik secara berkelanjutan. Jika koperasi mampu naik kelas dan industri tetap kompetitif, maka MBG bukan hanya program gizi—melainkan fondasi transformasi struktural.

Baca juga : Kemenperin: Industri Siap Hadapi Lonjakan Permintaan Ramadan

Akhirnya, keberhasilan MBG dalam mendorong industri susu akan ditentukan oleh tata kelola. Transparansi, keadilan distribusi manfaat, dan komitmen penguatan hulu menjadi kunci. Tanpa itu, pertumbuhan hanya akan dinikmati segelintir pihak. Dengan itu, MBG dapat menjadi tonggak kebangkitan industri susu nasional yang inklusif dan berdaya saing. [*]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense