RM.id Rakyat Merdeka - Danone Indonesia memperkuat pemulihan layanan kesehatan di Aceh dan Sumatera Utara melalui penyediaan akses air bersih dan instalasi pengolahan air di sejumlah fasilitas kesehatan yang terdampak banjir sejak November 2025.
Dukungan tersebut mencakup pembangunan sumber air bersih serta pemasangan instalasi water treatment guna memastikan layanan medis, sanitasi, dan operasional rumah sakit maupun puskesmas dapat berjalan normal.
Baca juga : Kapolri Lepas 22 Kontainer Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatera
Program ini merupakan kolaborasi antara Danone Indonesia, Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, serta pemerintah daerah di Aceh dan Sumatera Utara. Inisiatif tersebut juga melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dan sejumlah dinas kesehatan kabupaten untuk memastikan keberlanjutan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana.
Secara keseluruhan, bantuan diberikan kepada 36 fasilitas kesehatan yang terdiri dari tujuh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan 29 puskesmas serta puskesmas pembantu. Infrastruktur yang dibangun meliputi 35 titik sumber air bersih deep well serta pemasangan tujuh unit water treatment.
Baca juga : Sambut Ramadan, HIMPERRA Bangun Sumur Air Bersih Untuk Korban Banjir Aceh
Fasilitas tersebut tersebar di sejumlah wilayah seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bireuen, Pidie Jaya, Kota Langsa, Aceh Tengah hingga Tapanuli Tengah di Sumatera Utara. Infrastruktur ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus menjaga keberlanjutan layanan bagi masyarakat.
Penyerahan bantuan secara simbolis diterima oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Timur, Adlinsyah, serta disaksikan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Agus Jamaludin dan Ketua Umum PP Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ade Jubaedah.
Baca juga : BRI Insurance Salurkan Bantuan Kemanusiaan Pasca Bencana di Aceh dan Medan
Adlinsyah menyatakan bantuan tersebut sangat membantu pemulihan layanan kesehatan yang sempat terganggu akibat keterbatasan air bersih setelah banjir melanda wilayah tersebut.
“Kami merasakan betul bagaimana bencana kemarin memengaruhi layanan kesehatan. Banyak puskesmas dan rumah sakit terganggu karena keterbatasan air bersih. Bantuan ini sangat berarti untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.