Dark/Light Mode

11 Jembatan Armco Buka Akses Desa Terdampak Bencana Di Aceh

Selasa, 27 Januari 2026 19:26 WIB
Foto: Tim Media Presiden
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 11 jembatan armco telah dibangun di sejumlah desa terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh.

Pembangunan jembatan tersebut berhasil membuka kembali akses desa-desa yang sebelumnya terisolasi, bahkan sebagian besar sudah dapat dilalui kendaraan roda empat hingga truk.

Jembatan-jembatan perintis ini dibangun untuk memulihkan konektivitas wilayah setelah bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.

Di Desa Buket Kuta, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, pembangunan jembatan armco telah rampung. Saat ini, personel TNI Angkatan Darat (AD) masih melakukan penguatan fondasi menggunakan material batu dan semen guna memastikan konstruksi tetap kokoh.

Baca juga : Hadirkan Ruang Promosi, Shopee Dukung UMKM Terdampak Bencana Sumatera Pulih

Sementara itu, di Desa Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, jembatan armco juga telah siap digunakan. Petugas tengah melakukan betonisasi jalan sebagai tahap penyempurnaan akses.

Pembangunan jembatan armco juga berlangsung di Desa Blangkandis, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (27/1/2026), alat berat ekskavator dikerahkan untuk meratakan jalan, sementara personel TNI mengangkut batu menggunakan gerobak tangan guna memperkuat fondasi jembatan.

Di Desa Alue Buloh, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, jembatan armco hampir selesai dibangun. Petugas tinggal melakukan pengerasan jalan dan penyelesaian akhir pagar jembatan.

Tahap penyelesaian akhir juga dilakukan di Desa Paya Bili Sa, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. Di lokasi ini, anggota TNI bersama warga setempat merapikan pagar dan dinding jembatan yang dibuat dari batako merah.

Baca juga : 15 Jembatan Perintis Dibangun, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka

Aktivitas masyarakat terlihat kembali normal di Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. Jembatan armco di wilayah tersebut sudah dilalui kendaraan roda empat yang hilir mudik. Struktur jembatan diperkuat dengan penahan balok kayu menyesuaikan panjang bentang jembatan yang relatif pendek.

Di lokasi yang sama, alat berat juga dikerahkan untuk merapikan tebing di sisi jalan agar akses kendaraan semakin aman. Truk berukuran besar telah dapat melintas, sementara lebar jalan memungkinkan kendaraan melaju dari dua arah.

Berbeda dengan lokasi lainnya, pembangunan jembatan armco di Desa Keudongdong, Kecamatan Darul Falah, Kabupaten Aceh Timur masih berada pada tahap awal. Personel TNI bersama warga setempat tengah merakit pipa baja bergelombang khas armco.

Sementara itu, jembatan armco di Desa Salah Sirong Jaya 1, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, telah siap digunakan. Saat ini petugas hanya melakukan pengerasan jalan dan pengecoran sebagai tahap akhir.

Baca juga : JPO Bersama BTN Dibangun, Akses Pejalan Kaki JIS-Ancol Kian Aman

Kondisi serupa terlihat di jembatan armco Burni Pase Tiga. Jembatan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun petugas masih terus melakukan pengecekan untuk memastikan konstruksi berfungsi dengan baik dan tetap kokoh.

Adapun jembatan armco di Pasar Buntul, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, telah berdiri kokoh dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara jembatan armco terakhir berada di Desa Bahgie Bertona, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Jembatan tersebut telah beroperasi, namun penguatan fondasi masih terus dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketahanan jangka panjang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.