RM.id Rakyat Merdeka - Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menemui Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Pertemuan itu dilakukan untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf terkait polemik kajian yang sempat ia sampaikan ke publik.
Rismon tiba di kompleks Istana Wakil Presiden sekitar pukul 09.50 WIB. Ia datang menumpang mobil Toyota New Rush putih bernomor polisi B 2551 GA. Usai pertemuan, Rismon menyampaikan hasil kajian lanjutan yang ia lakukan terhadap dokumen dan data yang sebelumnya dipersoalkan. Ia menyatakan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo adalah asli.
“Wartawan memang butuh kalimat sederhana. Iya, asli. Karena apa, dengan kajian saya. Makanya saya bilang, truth hurts. Kebenaran itu menyakitkan,” kata Rismon kepada wartawan.
Baca juga : Gelar Aksi Budaya, Warga Yogya Tolak Aksi Unjuk Rasa Anarkis
Ia mengaku memilih menyampaikan kesimpulan tersebut secara terbuka meski tidak mudah. Menurutnya, sebagai peneliti ia berkewajiban menyampaikan hasil kajian secara jujur.
“Tetapi lebih menyakitkan lagi yang saya rasakan kalau saya tidak mengungkapkannya dan tidak jujur,” ujarnya.
Rismon juga menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang sempat berkembang di ruang publik akibat kajian yang sebelumnya ia sampaikan.
Baca juga : Prilly Latuconsina, Meminta Maaf Ke Pencari Kerja
Menurutnya, seorang peneliti harus berani mengoreksi hasil penelitian jika menemukan fakta baru.
“Sebagai peneliti, kita bertanggung jawab mengoreksi tulisan kita, bukan menyembunyikan kebenaran. Penelitian itu proses yang terus berjalan,” katanya.
Dalam keterangan terpisah, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menilai langkah Rismon meninjau kembali pernyataan yang pernah disampaikan ke publik menunjukkan kedewasaan dalam kehidupan demokrasi.
Baca juga : Hadiri Natal Bersama, Wapres Gibran Puji Salatiga Kota Paling Toleran
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” kata Gibran dalam keterangan tertulis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.