BREAKING NEWS
 

Cepat Ungkap Pelaku Teror Air Keras, GREAT Institute: Prabowo Tegas Tegakkan Hukum dan HAM

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Rabu, 18 Maret 2026 22:58 WIB
Ketua Desk Politik GREAT Institute Hanief Adrian. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus teror air keras yang menimpa Wakil Koordinator bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus pada Kamis (12/3/2026) lalu akhirnya menemui titik terang.

Polda Metro Jaya pada Rabu (18/3/2026) didampingi Ketua Komisi III DPR Habiburrokhman mengumumkan dua terduga pelaku berinisial BHC dan MAK, sementara Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengumumkan empat terduga pelaku berinisial NDP, SL, BHW dan ES.

Puspom TNI bahkan secara spesifik mengumumkan bahwa empat terduga pelaku adalah tiga perwira dan satu bintara dari Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma Bais) bermatra TNI-AL dan TNI-AU.

Baca juga : DPR Desak Polri Tangkap Dalang Teror Air Keras Ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Ketua Desk Politik GREAT Institute Hanief Adrian mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dari TNI dan Polri yang diperintah langsung oleh Presiden Prabowo dalam mengungkap kasus teror air keras kepada aktivis HAM Andrie Yunus.

Adsense

"Ini juga merupakan bukti bahwa Presiden Prabowo memiliki ketegasan dalam  penegakan hukum dan HAM, ia menegaskan bahwa teror terhadap aktivis HAM adalah pelanggaran HAM," tegas Hanief.

Ketegasan Prabowo menunjukkan ia tidak pandang bulu jika ternyata pelaku teror air keras tersebut diduga adalah aparat negara.

Baca juga : Komisi III Desak Usut Tuntas Kasus Teror Air Keras Aktivis HAM

"Walaupun Prabowo tentara, ia bersikap tegas sekalipun dalam penyelidikan kasus ini pelakunya diduga adalah aparat dari tentara. Inilah karakter asli Prabowo sebagai seorang pemimpin yang tegas dan adil," ucap Hanief.

Hanief mengajak masyarakat tetap mendukung secara kritis dan optimis bahwa kasus ini akan terbuka terang benderang.

"Kita berharap dengan ketegasan Prabowo, penanganan kasus ini akan menjadi titik balik penegakan demokrasi berbasis supremasi hukum dan HAM, bahwa seluruh warga negara setara di depan hukum, bahwa masyarakat akan meningkatkan kepercayaan kepada Pemerintah agar agenda pembangunan berjalan adil dan makmur," tutup Hanief.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense