BREAKING NEWS
 

Jasa Raharja Hadiri Pembukaan One Way Nasional Arus Balik Di Tol Kalikangkung

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 24 Maret 2026 21:18 WIB
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menghadiri pembukaan one way nasional arus balik di GT Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). Dok. Jasa Raharja

RM.id  Rakyat Merdeka - Jasa Raharja menghadiri pembukaan rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik Idul Fitri 2026 yang digelar di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran arus balik.

Rekayasa lalu lintas one way nasional diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi pada puncak arus balik Lebaran 2026 pada 25-27 Maret 2026. Untuk mencegah terjadinya bottleneck menuju arah Jakarta, pemerintah juga menyiapkan penggunaan tol fungsional dan berbagai rekayasa lalu lintas lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyampaikan pembukaan one way nasional merupakan bagian dari strategi manajemen arus balik yang dilakukan pemerintah. Tujuannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Manajemen arus balik ditujukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus menjaga keselamatan dan kenyamanan para pengendara selama perjalanan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras. Ini adalah bagian dari inovasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Pratikno.

Baca juga : Kakorlantas: One Way Nasional Arus Balik Berbasis Data, Bisa Diperpanjang

Di kesempatan sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan pemerintah terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan arus mudik dan balik Idul Fitri. Baik melalui rekayasa lalu lintas maupun penyediaan fasilitas pendukung bagi masyarakat.

“Masyarakat yang melaksanakan arus balik kami harapkan tetap menjaga keamanan dan keselamatan. Manfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, seperti rest area dan pos pelayanan terpadu untuk beristirahat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan moda transportasi kereta api sebagai salah satu pilihan yang nyaman. Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurai puncak arus balik,” ujar Sigit.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyoroti pentingnya pengelolaan rest area sebagai fasilitas penunjang di sepanjang jalur tol. Utamanya pada titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan. Menurut Mengubah Dudy, jumlah kendaraan pada puncak arus balik diperkirakan mencapai sekitar 285 ribu unit.

Adsense

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak. "Beberapa rest area diberlakukan sistem buka tutup, yaitu rest area 62B dan 52B. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kepadatan seperti yang sempat terjadi pada arus mudik tanggal 18 Maret lalu,” jelasnya.

Baca juga : Pimpin One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri Imbau Utamakan Keselamatan

Selain aspek lalu lintas dan infrastruktur, pemerintah juga memberi perhatian pada faktor kesehatan pengemudi. Hal ini sebagai bagian penting dari keselamatan perjalanan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemerintah menyediakan program cek kesehatan gratis bagi para pengemudi. Entah itu kendaraan pribadi maupun umum.

“Pengemudi memegang peran penting dalam keselamatan perjalanan. Karena itu, kami menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis. Jika memungkinkan, setiap tiga jam pengemudi sebaiknya berhenti di rest area untuk beristirahat. Pengemudi yang mengantuk dan lelah merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan,” ujarnya.

Sedangkan, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan tren keselamatan selama periode mudik tahun ini menunjukkan perbaikan. Berdasarkan data bersama Korlantas Polri pada periode 13-23 Maret 2026, terjadi penurunan jumlah kecelakaan sekitar 2 persen, dari 2.397 menjadi 2.349 kejadian.

Penurunan paling signifikan terjadi pada jumlah korban meninggal dunia yang turun hingga 27 persen, dari 294 menjadi 213 korban. "Ini menunjukkan hasil kolaborasi seluruh stakeholder dalam meningkatkan keselamatan transportasi,” kata Awaluddin.

Baca juga : Waspada Lonjakan Arus Balik, Polri Imbau Manfaatkan WFA

Ia juga mengungkapkan hingga 23 Maret 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp 10,45 miliar kepada korban kecelakaan lalu lintas melalui program Zero Pending Claim. Hal ini untuk memastikan proses santunan berjalan cepat, tepat, dan transparan.

Awaluddin turut mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan arus balik dengan bijak dengan menghindari puncak kepadatan serta memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Lebih baik tiba sedikit lebih lama tetapi selamat, daripada terburu-buru dan berisiko mengalami kecelakaan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, perusahaan memastikan kehadiran negara dalam setiap momentum penting, termasuk pengelolaan arus balik Lebaran. Tujuannya untuk menghadirkan layanan yang cepat, responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense