BREAKING NEWS
 

Gerindra Ingatkan Masyarakat, Lebaran Momentum Menjaga Persatuan

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Rabu, 25 Maret 2026 06:45 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani. (Foto: Instagram/ahmadmuzani2)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pascalebaran, nilai-nilai kebersamaan yang selama ini terjalin harus terus dijaga dan diperkuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani memaknai Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, persatuan, dan kerukunan di tengah masyarakat. Momentum yang baik ini, kata dia, harus menjadikan kehidupan bangsa Indonesia akan semakin kokoh, kuat, dan damai. 

"Kita sebagai masyarakat juga bisa merasakan kenikmatan dari persatuan tersebut,” kata Muzani di Jakarta, Senin (23/3/2026). 

Politikus asal Tegal itu juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta menjaga lingkungan sekitar sebagai bagian dari kehidupan bersama. Kata dia, berbuatlah yang terbaik bagi saudara, sahabat, dan sesama, agar menjadi pribadi yang berguna bagi kehidupan bersama. 

Baca juga : Mualem: Zulfadhli Mampu Mengorkestrasi Legislatif

“Kita berdoa semoga seluruh bangsa Indonesia dijauhkan dari malapetaka dan berbagai bencana, agar kita bisa membangun masa depan yang lebih baik,” harap Ketua MPR itu. 

Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali persaudaraan dan menjaga persatuan bangsa. 

Adsense

“Mewakili keluarga besar Partai Gerindra dan DPR, saya mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah bagi seluruh rakyat Indonesia yang merayakannya,” ujar Dasco, di akun Instagram resminya, Sabtu (21/3/2026). 

Wakil Ketua DPR ini menekankan pentingnya menjadikan Lebaran sebagai ajang mempererat hubungan sosial sekaligus memperbaiki diri ke depan. 

Baca juga : Manfaatkan Penerapan WFA & Diskon Tarif Tol

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum,” tulisnya, disertai ucapan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. 

Pada Idul Fitri tahun ini, Dasco mengungkapkan, tidak menggelar open house di kediamannya. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap imbauan Pemerintah terkait kesederhanaan dalam perayaan Lebaran. 

Langkah itu merujuk pada Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang mengimbau pejabat negara untuk tidak menggelar acara secara berlebihan. Imbauan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta para pejabat memberi teladan kesederhanaan kepada masyarakat. 

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Presiden Prabowo sempat menegaskan pentingnya perayaan yang tidak berlebihan, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana dan tekanan ekonomi. 

Baca juga : Bantuan Pangan Digeber, Daya Beli Rakyat Dijaga

“Kita harus memberi contoh, yaitu open house atau acara serupa jangan terlalu mewah,” tegas Presiden, Jumat (13/3/2026). Meski demikian, Pemerintah tetap mendorong agar perayaan Idul Fitri berlangsung hangat dan mampu menggerakkan roda ekonomi, namun tetap berlandaskan prinsip kesederhanaan. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense