BREAKING NEWS
 

38 dari 52 Kabupaten/Kota Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Normal

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 26 Maret 2026 16:54 WIB
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Tito Karnavian (kanan). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Tito Karnavian mengatakan, 38 dari 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kini sudah berstatus normal pascabencana. Dengan demikian, sekitar 73 persen wilayah terdampak telah pulih dan kembali menjalankan aktivitas masyarakat secara fungsional.

"Kalau ditotal, dari 52 kabupaten/kota yang terdampak, 38 di antaranya sudah kembali normal," ujar Tito, seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kamis (26/3/2026).

Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggunakan lima variabel untuk mengukur normalisasi suatu daerah terdampak pascabencana. Yakni lancarnya penyelenggaraan pemerintahan, layanan publik yang berlangsung normal, akses jalan yang dapat dilalui masyarakat, geliat perekonomian masyarakat, serta rumah ibadah yang dapat difungsikan dengan baik.

Baca juga : Sempat Lebaran Di Rumah, Yaqut Kembali Masuk Sel

Berdasarkan hasil peninjauan langsung dan rapat dengan kepala daerah, Tito mengatakan, ke-38 kabupaten/kota tersebut sudah memenuhi kriteria-kriteria normal, dengan rincian 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat, 10 kabupaten/kota di Aceh, dan 15 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Adsense

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa terdapat tiga kabupaten/kota yang kini memiliki status mendekati normal, yakni Kabupaten Tanah Datar di Sumatera Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan di Sumatera Utara, dan Kabupaten Bener Meriah di Aceh.

"Di Bener Meriah sebenarnya mendekati normal, namun di sana masih ada masalah. Itu pasti kami akan berikan perhatian," jelasnya.

Baca juga : Nurani Astra Salurkan Ambulans & Alkes untuk Pemulihan Pasca Bencana di Sumatera

Tito menambahkan, Pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap 11 kabupaten/kota yang masih membutuhkan pemulihan lebih lanjut akibat kerusakan berat.

Sebagai contoh, Pemerintah masih mengebut pemulihan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, dan Pidie Jaya karena masih terdapat genangan lumpur di sejumlah fasilitas krusial serta kerusakan pada akses jalan kabupaten dan desa. Selain itu, Pemerintah juga akan memulihkan daerah aliran sungai di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan membangun sabo dam untuk mengendalikan aliran sungai.

"Jadi ada 11 (kabupaten/kota) yang kita akan fokus untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di situ," pungkas dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense