RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan, mengapresiasi langkah Pemerintah dalam menghadapi dampak krisis geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait kebijakan energi nasional.
Apresiasi itu disampaikan Ryano saat melakukan silaturahmi jajaran DPP KNPI dengan Wakil Menteri Pertahanan, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu, (8/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ryano menyampaikan, keputusan Pemerintah tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak dunia merupakan kebijakan yang berani dan berpihak kepada rakyat.
“Di tengah goncangan geopolitik global dan krisis minyak dunia, Pemerintah memilih untuk tetap menjaga harga BBM. Ini adalah kebijakan yang sangat pro-rakyat,” kata Ryano, dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Baca juga : Presiden Perintahkan Waka BGN Bidang Investigasi, Tertibkan Dapur/SPPG Jelek
Menurut dia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi akibat krisis global. Ryano menyebut, Pemerintah tidak menginginkan masyarakat terbebani oleh kenaikan harga energi yang berpotensi menekan daya beli.
Ia membandingkan kebijakan Indonesia dengan sejumlah negara lain di kawasan yang telah lebih dulu menaikkan harga BBM sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak dunia.
“Indonesia justru tetap mampu menjaga stabilitas harga BBM hingga saat ini, bahkan menjamin ketersediaan pasokan untuk beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Selain sektor energi, Ryano juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang dinilai memiliki dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Program seperti ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koperasi Desa Merah Putih disebut sebagai upaya konkret pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Baca juga : Lotte Chemical Prioritaskan Pasokan Domestik Di Tengah Krisis Global
Namun demikian, Ryano mengakui masih terdapat kekurangan dalam implementasi teknis di lapangan. Ia menilai, kekurangan tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama, bukan alasan untuk mendiskreditkan kinerja Pemerintahan secara keseluruhan.
“Kita bisa sama-sama membenahi dan melengkapi kekurangan yang ada agar ke depan tidak merugikan masyarakat,” kata dia.
Ryano juga mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah tidak berkembang menjadi sikap reaktif yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional. Menurut dia, menjaga persatuan dan optimisme menjadi kunci agar Indonesia mampu bertahan di tengah tekanan krisis global.
“Saya yakin bangsa ini bisa menjadi bangsa yang survival di tengah krisis, selama kita tetap menjaga kesatuan,” ujarnya.
Baca juga : Pemerintah Pertahankan Harga BBM, Fadli Zon: Wujud Keberpihakan Pada Rakyat
Pertemuan DPP KNPI dengan Kementerian Pertahanan juga membahas peran strategis Pemerintah dalam membangun ketahanan nasional yang melibatkan elemen kepemudaan. Selain itu, pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi KNPI menjelang Kongres Pemuda/KNPI mendatang.
Ryano menegaskan, KNPI akan terus berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.