BREAKING NEWS
 

Ada Peran Dasco di Balik Kunjungan Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 30 April 2026 10:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menjenguk korban kecelakaan kereta. (Foto: Dok. Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menghubungi Presiden Prabowo Subianto pada Senin malam (27/4/2026). Saat itu, Dasco baru selesai meninjau langsung lokasi kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Melalui sambungan telepon, Dasco menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo langsung mengenai situasi korban dan adanya aspirasi yang disampaikan Wali Kota Bekasi dan Kapolda Metro Jaya terkait pembangunan jembatan layang (flyover) di perlintasan kereta api dan pos penjagaan serta kondisi sarana perkeretaapian seperti minimnya palang pintu perlintasan kereta.

Dasco juga menyampaikan upaya penyelesaian masalah jangka panjang dengan mengusulkan percepatan pembangunan flyover Bulak Kapal di Bekasi yang sebelumnya terhambat anggaran. Dasco menyampaikan hal tersebut kepada Presiden dan sudah disetujui.

Menurut Prasetyo, Dasco langsung menyampaikan kepada Presiden terkait dengan adanya aspirasi yang diterima Pimpinan DPR tersebut. Presiden pun langsung merespon cepat dengan menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Kota Bekasi serta menyiapkan anggaran Rp 4 triliun untuk memperbaiki 1.800 perlintasan kereta di Pulau Jawa.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM untuk Korban Kecelakaan Kereta

“Wakil Ketua DPR RI, Pak Dasco, langsung menghubungi Bapak Presiden pada malam adanya insiden kecelakaan KA di Bekasi. Dari hasil komunikasi tersebut akhirnya Bapak Presiden langsung meninjau korban dan menyiapkan anggaran perbaikan sarana perkeretaapian," ujar Prasetyo, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

Prasetyo menyebut, Presiden memberikan arahan langsung kepada jajarannya agar korban kecelakaan kereta di Bekasi ditangani maksimal dan menyoroti aspek teknologi serta kondisi sarana perkeretaapian. Juga mencari langkah antisipasi sehinga hal-hal tersebut tidak terjadi Kembali.

Pemerintah memastikan proyek pembangunan flyover di perlintasan kereta api akan dibiayai dari APBN. “Ada sekitar 1.800 titik lintasan seperti ini, saya kira sejak zaman Belanda, dan saya sudah perintahkan segera diperbaiki semua,” ujar Prabowo, di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Adsense

Prabowo menuturkan, Pemerintah tengah menyiapkan langkah perbaikan menyeluruh, termasuk opsi penambahan penjagaan maupun sistem pengamanan lainnya di setiap titik rawan. Bentuknya bisa pos jaga atau lainnya, pelaksanaannya akan ditentukan.

Baca juga : Percepatan ISPO Petani Butuh Dukungan Pendanaan Dan Kelembagaan

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah menyiapkan anggaran besar yang difokuskan pada peningkatan keselamatan transportasi perkeretaapian. “Kami perhitungkan hampir Rp 4 triliun demi keselamatan. Ini sangat penting dan perlu. Sekarang saatnya sudah perlu perbaikan, sudah berapa puluh tahun belum dilaksanakan, jadi sekarang dilaksanakan," ucap Prabowo.

Sebelumnya, Dasco juga menyampaikan upaya penyelesaian masalah jangka panjang dengan mengusulkan percepatan pembangunan flyover Bulak Kapal di Bekasi yang sebelumnya terhambat anggaran. 

Dasco langsung menghubungi Presiden untuk mengoordinasikan usulan pembangunan flyover di perlintasan sebidang di Bekasi sebagai respons cepat pasca terjadinya kecelakaan maut kereta api.

Presiden Prabowo kemudian menyetujui Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 220 miliar dari total kebutuhan Rp 250 miliar, dengan target penyelesaian empat hingga enam bulan. 

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Gercep Lindungi Korban Kecelakaan Kereta Api

“Saya sudah menyampaikan hal ini kepada Pak Presiden dan minta supaya diberikan Bantuan Presiden agar flyover bisa terealisasi. Pak Presiden alhamdulillah sudah menyetujui Banpres sebesar Rp 200 miliar,” kata Dasco.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengaku mendapat arahan dari Dasco untuk membuat surat guna mempercepat pembangunan flyover di Bulak Kapal.

Dia menegaskan, surat tersebut akan disiapkan segera mungkin, sehingga pembangunan dapat diselesaikan sekitar enam bulan.

"Pak Dasco, Wakil Ketua DPR, memastikan akan ada proses percepatan. Saya yakin kalau ada uangnya, enam bulan selesai," kata dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense