RM.id Rakyat Merdeka -
Laporan Muhammad Rusmadi & Tim Media Center Haji, Makkah
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berjalan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah.
Baca juga : Kemenhaj Kawal Layanan Haji Tetap Prima
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha menyampaikan, seluruh rangkaian kepulangan jemaah berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, proses pemulangan menunjukkan perkembangan yang positif dan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Hingga Kamis (12/6), sebanyak 187 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah menuju Indonesia. Jumlah tersebut terdiri atas 72.825 jemaah dan 747 petugas, sehingga total warga Indonesia yang telah dipulangkan mencapai 73.572 orang.
Dari total kloter yang diberangkatkan, sebanyak 176 kloter telah tiba di Tanah Air dengan membawa 68.686 jemaah serta 702 petugas. Dengan demikian, jumlah jemaah dan petugas yang telah mendarat di Indonesia hingga saat ini tercatat sebanyak 69.388 orang.
Baca juga : Pemprov Maluku Utara dan Harita Nickel Perkuat Pelatihan Kerja
Di sisi lain, pergerakan jemaah haji Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Sampai hari ini, sebanyak 88 kloter yang terdiri atas 33.820 jemaah dan 352 petugas telah diberangkatkan ke Madinah.
Total jemaah dan petugas yang telah bergerak menuju kota tujuan akhir sebelum kepulangan tersebut mencapai 34.172 orang.
Sementara jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Baca juga : Perjalanan Haji Sharfina, Inspirasi Penyandang Disabilitas
Ichsan menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya diukur dari kelancaran operasional maupun proses pemulangan jemaah. Menurutnya, indikator utama keberhasilan juga terletak pada sejauh mana nilai-nilai kemabruran mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari setelah menunaikan ibadah haji.
Ichsan menjelaskan, haji merupakan perjalanan spiritual yang seharusnya melahirkan perubahan sikap, perilaku, dan cara pandang yang lebih baik.
"Kemabruran haji harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, melalui kepedulian kepada sesama, semangat gotong royong, serta kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Dari situlah lahir sukses peradaban yang menjadi salah satu cita-cita besar penyelenggaraan haji Indonesia," ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.