Dark/Light Mode

Kemenhaj Kawal Layanan Haji Tetap Prima

Jumat, 12 Juni 2026 08:58 WIB
Kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Madinah.(Foto: MCH 2026)
Kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Madinah.(Foto: MCH 2026)

Laporan Wartawan Rakyat Merdeka Muhammad Rusmadi dari Tanah Suci, Makkah

RM.id  Rakyat Merdeka - Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Dendi Suryadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik layanan haji di Madinah untuk memastikan kualitas pelayanan kepada jemaah tetap terjaga.

Dalam kunjungan sehari penuh, Dendi memantau langsung Kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah, Sektor 3, Sektor 4, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dapur katering konsumsi, hingga Terminal Hijrah.

Sidak maraton itu dilakukan untuk memastikan seluruh lini pelayanan tetap berjalan optimal menjelang akhir masa operasional haji. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menjaga stamina dan konsistensi para petugas yang telah bertugas selama berminggu-minggu di Tanah Suci.

“Jangan sampai memasuki hari ke-50 pelayanan mereka menjadi kendor terhadap jemaah,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Sektor 3 yang membawahi banyak hotel pemondokan jemaah menjadi salah satu titik perhatian utama dalam evaluasi disiplin petugas.

Baca juga : Dasco Ajak Orang Kaya Jual Dolar

Dendi mengatakan, konsolidasi rutin melalui apel di tingkat sektor terbukti efektif menjaga koordinasi dan kesiapan personel.

Apel, menurutnya, bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana mengecek kondisi fisik petugas dan menyampaikan instruksi secara berjenjang.

Melalui pertemuan rutin itu, petugas dapat saling memantau jika ada rekan yang sakit atau mengalami kelelahan.

Dia menilai, koordinasi yang solid sangat penting karena para petugas menangani ribuan jemaah dengan kebutuhan layanan yang beragam.

Dalam sidak tersebut, Dendi juga meninjau langsung kesiapan layanan kesehatan di KKHI Madinah serta distribusi konsumsi jemaah.

Selain itu, Terminal Hijrah turut menjadi perhatian karena menjadi salah satu titik penting pergerakan jemaah dari dan menuju Madinah.

Baca juga : Prabowo: Alhamdulillah, Kita Swasembada Pangan

Menurut Dendi, kedatangan jemaah gelombang kedua tahun ini terlihat lebih tertib, cepat, dan teratur dibanding sebelumnya.

Dia menyebut, perbaikan itu merupakan hasil penyempurnaan manajemen operasional di berbagai lini pelayanan.

Pelayanan haji, katanya, merupakan pekerjaan kompleks yang melibatkan transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga layanan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas.

“Sinergi antarlini di lapangan terbukti mampu memangkas waktu tunggu dan mengurangi potensi kepadatan,” katanya.

Dendi juga menanggapi banyaknya pujian jemaah terhadap kinerja petugas haji Indonesia pada gelombang pertama.

Meski bersyukur atas apresiasi tersebut, dia meminta seluruh petugas tidak terlena dan tetap fokus memberikan pelayanan terbaik.

Baca juga : Waduh, Harga Sembako Pada Naik Nih...

“Kita senang dipuji, tapi kita sadar pelayanan ini belum sempurna. Pujian itu harus menjadi lecutan untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.

Dia menegaskan, konsistensi pelayanan hingga akhir operasional menjadi kunci menjaga kepercayaan jemaah terhadap penyelenggaraan haji Indonesia.

Sebagai langkah perbaikan ke depan, Kemenhaj akan menampung seluruh masukan dari para pelaksana di lapangan, mulai dari ketua sektor hingga ketua kloter.

Hasil evaluasi itu nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan sistem organisasi dan peningkatan fasilitas penunjang pada musim haji berikutnya.

Menurut Dendi, keberhasilan sistem pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh komitmen dan kedisiplinan manusia yang menjalankannya di lapangan.(*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.