RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak para Taruna Akademi Militer (Akmil) mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang adaptif, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Pesan itu disampaikan AHY saat memberikan kuliah umum di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026). Kuliah umum diikuti Taruna Akmil tingkat I, II, dan III, termasuk mereka yang dalam waktu dekat akan dilantik menjadi perwira oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam paparannya, AHY menegaskan kepemimpinan masa depan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis militer. Seorang perwira, kata dia, harus mampu memahami perubahan global, perkembangan teknologi, tantangan ekonomi, hingga dinamika sosial yang memengaruhi ketahanan bangsa.
Baca juga : Kakorlantas Minta Jajaran Siap Hadapi Tantangan Demografi & Kemajuan Teknologi
"Menjadi perwira bukan sekadar memperoleh pangkat atau jabatan. Menjadi perwira berarti siap mengambil keputusan yang menentukan keberhasilan tugas, keselamatan anggota, dan kehormatan satuan," ujar AHY.
AHY mengatakan Akademi Militer merupakan kawah candradimuka yang telah melahirkan banyak pemimpin bangsa. Di lembaga pendidikan tersebut, para taruna ditempa menjadi pribadi yang kuat secara intelektual, tangguh secara fisik, dan kokoh dalam karakter.
Sebagai alumnus Akmil, AHY mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Lembah Tidar. Karena itu, ia hadir bukan hanya sebagai pejabat pemerintah, tetapi juga sebagai senior yang ingin berbagi pengalaman dan perspektif kepada generasi penerus TNI Angkatan Darat.
Baca juga : Pakar Nilai Pertamina Rasional Tahan Harga Pertamax
Menurut AHY, Indonesia kini memasuki era perubahan yang ditandai disrupsi teknologi, ketidakpastian global, serta persaingan antarnegara yang semakin ketat. Dalam kondisi tersebut, bangsa membutuhkan pemimpin yang tidak hanya disiplin dan berani, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dan terus belajar.
"Dunia berubah sangat cepat. Karena itu, perwira masa depan harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Adaptif terhadap perubahan, tetapi tetap teguh memegang nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara," tegasnya.
AHY menilai masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi maupun kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan generasi muda yang saat ini sedang ditempa di Akademi Militer. Ia berharap para taruna mampu menjadi pemimpin yang siap menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga kehormatan bangsa dan negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.