BREAKING NEWS
 

Jasaraharja Putera Gandeng INSA Perkuat Keselamatan Wisata Bahari

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Minggu, 9 Agustus 2026 15:12 WIB
PT Jasaraharja Putera memperkuat kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk meningkatkan keselamatan, kelayakan teknis dan pengelolaan risiko di sektor pariwisata bahari. Foto: Jasaraharja

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasaraharja Putera memperkuat kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk meningkatkan keselamatan, kelayakan teknis dan pengelolaan risiko di sektor pariwisata bahari.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Jasaraharja Putera, Indonesian National Shipowners' Association (INSA), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero).

MoU tersebut diteken dalam rangkaian INSA Yacht Festival (IYF) 2026 yang digelar INSA di Bali pada 7-9 Agustus 2026.

Baca juga : Jasaraharja Putera Percepat Santunan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris, Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rochmat Benny Susanto, Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto, dan Direktur Teknik PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Delil Khairat.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan keselamatan dan kelayakan teknis kapal wisata, pengelolaan risiko maritim, serta dukungan perlindungan asuransi dan reasuransi.

Adsense

Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris mengatakan, kolaborasi diperlukan untuk membangun pengelolaan risiko yang melibatkan seluruh pihak dalam ekosistem wisata maritim.

Baca juga : Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

“Pariwisata merupakan salah satu penopang utama perekonomian bangsa. Melalui pariwisata yang berkeselamatan, kita tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga secara nyata mendorong pertumbuhan jumlah wisatawan yang berkunjung,” kata Abdul, dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Abdul menegaskan, pembangunan industri wisata yang berkeselamatan perlu dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari aspek pengunjung, destinasi, sarana pendukung, hingga sistem penyelamatan dan evakuasi.

Menurut Abdul, kehadiran Jasaraharja Putera dalam IYF 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kolaborasi dengan pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri maritim.

Baca juga : Jasaraharja Putera Edukasi 300 Siswa SMKN 4 Makassar Tentang Literasi Keuangan

Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pelaku usaha dan wisatawan. Juga, mendukung terciptanya sektor pariwisata bahari yang aman dan berkelanjutan.

Adapun rangkaian IYF 2026 turut dihadiri Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Ketua DPR Puan Maharani. Menteri Pariwisata menyampaikan keynote speech dalam kegiatan tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense