Dark/Light Mode

Jasaraharja Putera Bukukan Laba Rp234,49 Miliar Pada 2025

Rabu, 22 Juli 2026 13:30 WIB
Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris  bersama jajaran direksi berfoto bersama usai RUPS Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu (23/7/2026). Dok. Jasaraharja Putera
Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris bersama jajaran direksi berfoto bersama usai RUPS Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu (23/7/2026). Dok. Jasaraharja Putera

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasaraharja Putera membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatat laba bersih sebesar Rp234,49 miliar. Capaian tersebut meningkat 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mencerminkan penguatan fundamental serta kinerja bisnis perusahaan.

Kinerja tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Keuangan (RUPS LK) Tahun Buku 2025 yang menjadi ajang pertanggungjawaban kinerja sekaligus penyampaian strategi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Direktur Utama Jasaraharja Putera, Abdul Haris, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi dan penguatan bisnis perusahaan.

Baca juga : KPK Sebut Bupati Sukoharjo Diduga Terima Setoran hingga Rp 3,77 Miliar

"Kami bersyukur atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan kepada PT Jasaraharja Putera. Capaian yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh insan perusahaan untuk terus memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas layanan, dan menghadirkan perlindungan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Abdul Haris dalam keterangannya, Rabu (23/7/2026).

Dari sisi fundamental, Jasaraharja Putera mempertahankan peringkat AA- (Double A Minus) dengan Stable Outlook dari PEFINDO pada 2025. Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang serta prospek usaha yang tetap stabil.

Ketahanan permodalan perusahaan juga terus menguat. Hingga 31 Desember 2025, tingkat Risk Based Capital (RBC) tercatat sebesar 371,90 persen, meningkat dibandingkan 339,78 persen pada tahun sebelumnya.

Baca juga : 6 Bulan Nahkodai Buperta, Budy Sugandi Bukukan Omzet 13,5 Miliar

Angka tersebut jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan sebesar 120 persen, sehingga menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga kecukupan modal untuk mendukung pengembangan usaha sekaligus memenuhi kewajiban kepada para tertanggung.

Selain laba yang meningkat, kinerja bisnis perusahaan juga menunjukkan tren positif. Pendapatan asuransi mencapai Rp1,61 triliun, sementara hasil jasa asuransi tercatat sebesar Rp319,20 miliar atau naik 10,22 persen dibandingkan tahun 2024.

Peningkatan tersebut, menurut perusahaan, mencerminkan keberhasilan strategi dalam memperkuat kualitas seleksi risiko pada setiap lini bisnis.

Baca juga : Jasa Marga Perkuat Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan

Di sisi lain, beban jasa asuransi berhasil ditekan menjadi Rp908,61 miliar atau turun 16,27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan itu menjadi indikator membaiknya kualitas portofolio bisnis serta efektivitas pengelolaan risiko perusahaan.

Abdul Haris menegaskan Jasaraharja Putera akan terus memperkuat kualitas bisnis melalui peningkatan layanan kepada pelanggan, optimalisasi teknologi digital, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

"Dengan semangat transformasi dan tata kelola yang baik, kami optimistis dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan di masa mendatang," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.