RM.id Rakyat Merdeka - Korban tewas gempa tektonik bermagnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 51 orang per Minggu (16/8/2026) pukul 14.00 WITA. Sementara korban luka ringan dan berat, mencapai 132 orang.
Baca juga : PBB Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT
Mengutip ANTARA, korban tewas termasuk seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam saat gempa terjadi. Korban ditemukan tim SAR gabungan pada pukul 09.30 WITA di perairan Pantai Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca juga : Pasokan Listrik Utama di Flores Normal, PLN Fokus Pulihkan Jaringan Distribusi
Penyisiran darat terus dilakukan di Kabupaten Manggarai dan Nagekeo berdasarkan Rencana Operasi (RenOps) hari kedua. Tim melakukan penyisiran hingga radius 6,3 kilometer dengan menyasar Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, serta Kelurahan Mbay, Desa Tungurambang, Desa Nangadhero, dan Desa Marpokot di Kabupaten Nagekeo.
Baca juga : 8 Fokus Langkah Strategis Kepala BNPB Terkait Gempa M7,7 Flores
Dari hasil penyisiran tersebut, belum ditemukan tambahan korban meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan pemantauan, untuk memastikan tidak ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.