BREAKING NEWS
 

Meletus Lagi! Semburan Abu Sinabung Capai 3.500 Meter, Kuta Gugung Mulai Siaga

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Selasa, 1 September 2026 00:02 WIB
Kondisi Gunung Sinabung, Senin (31/8/2026). Foto: Badan Geologi

RM.id  Rakyat Merdeka - Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi signifikan pada Senin 31 Agustus 2026 sekitar pukul 10.17 WIB. Letusan tersebut membumbungkan kolom abu vulkanik berwarna hitam tebal hingga mencapai ketinggian sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung.

Aktivitas vulkanik terbilang cukup tinggi dengan durasi semburan yang berlangsung lebih dari satu jam. Arah hembusan angin membawa material abu pekat tersebut meluncur deras ke kawasan sektor timur dan tenggara dari area kawah puncak.

Pengamatan visual dan kegempaan mengonfirmasi bahwa amblasnya material kawah terdistribusi secara masif di sekeliling lereng.

"Erupsi berupa abu yang mengarah ke timur dan tenggara," ujar Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung Armen Putra di Karo.

Baca juga : Pimpin DPW PAN Sumut, Menteri Dudy Perkuat Semangat Juang Kader

Berdasarkan hasil analisis kegempaan yang terekam pada instrumen seismogram, erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum mencapai 120 milimeter. Durasi sementara letusan terdeteksi berlangsung selama satu jam satu menit 48 detik, dengan aktivitas pengeluaran abu pekat yang masih terus teramati hingga menjelang siang hari.

Guna mengantisipasi dampak buruk paparan material vulkanik terhadap kesehatan pernapasan, otoritas pengamat gunung api meminta warga setempat untuk menjaga ketenangan serta mematuhi seluruh panduan keselamatan dari petugas di lapangan.

Adsense

"Diharapkan warga jangan terlalu panik," tutur Armen.

Sebagai langkah tanggap darurat di tingkat tapak, Pemerintah Desa Kuta Gugung di Kecamatan Naman Teran langsung menginstruksikan pengosongan area berisiko tinggi. Masyarakat maupun pengunjung yang tengah beraktivitas di sekitar kawasan wisata Danau Lau Kawar diminta secepatnya mengosongkan lokasi guna menghindari ancaman paparan material letusan.

Baca juga : Dukung Hilirisasi, Pusat PVTPP Dampingi Pelaku Usaha Benih Perkebunan di Sumatera Utara

Selain melakukan tindakan evakuasi lokal, perangkat desa bergerak cepat mendistribusikan masker medis kepada warga sekitar guna meminimalisasi risiko gangguan pernapasan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang signifikan akibat hempasan abu vulkanik tersebut.

Saat ini tingkat aktivitas Gunung Sinabung masih bertahan pada status Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan rekomendasi ketat agar seluruh warga, wisatawan, maupun penjelajah tidak melintasi zona berbahaya serta menjauhi desa-desa yang sebelumnya telah direlokasi.

Sterilisasi kawasan diberlakukan penuh dalam radius tiga kilometer dari puncak, serta perluasan radius sektoral sejauh 4,5 kilometer ke arah selatan dan timur.

Baca juga : IFW 2026 Usung Ulos Simetria, Giwo Rubianto Beri Dukungan

Selain ancaman abu letusan, warga yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung turut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar dingin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense