BREAKING NEWS
 

Polda Banten: Temuan Pelampung Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 11 September 2026 16:21 WIB
Polda Banten usai mengidentifikasi hasil temuan pelampung di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, pada Jumat (11/9/2026). (Foto: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memastikan pelampung yang ditemukan di pencarian di hari ketiga, Kamis (10/9/2026), bukan milik kapal tim jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Kapal tersebut mengangkut lima jurnalis foto: M. Bagus Khoirunnas (28) jurnalis Antara, Ari Basuki (52) jurnalis Merdeka, Yudhis jurnalis iNews, Daus (42) jurnalis Anadolu, dan Donal jurnalis freelance. Serta tiga awak kapal: Warta (55) kapten kapal, Surakman (60) ABK, Heriyanto (49) guide.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, (pelampung) bukan merupakan milik Kapal Arupadhatu 1 yang sampai sekarang belum ditemukan. Life jacket warna oranye dan pelampung warna putih bukan alat-alat keselamatan yang dimiliki kapal Arupadhatu," kata Hengki di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, seperti dikutip ANTARA, Jumat (11/9/2026).

Baca juga : Cari 5 Jurnalis, RIB 02 Basarnas Sisir Perairan Sangiang hingga Anak Krakatau

Pernyataan ini diperkuat keterangan pemilik Kapal Arupadhatu 1, Sandi, yang telah diinvestigasi oleh pihak kepolisian.

Saat dikonfirmasi di lokasi yang sama, Sandi memastikan pelampung yang ditemukan KAL Anyer I-3-64 dalam operasi pencarian hari ketiga, bukan merupakan peralatan keselamatan kapal yang disewanya untuk tim jurnalis yang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Adsense

​"Saya tadi sudah dimintai keterangan oleh pihak yang berwajib, oleh Polairud. Saya pastikan (pelampung) bukan milik saya," ujar Sandi.

Baca juga : Polda Metro & FWP Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Sandi menyebut kapalnya telah dilengkapi peralatan keselamatan yang lengkap. Masing-masing kapal memiliki warna berbeda.

"Saya tidak bisa memastikan life jacket, karena warnanya (di masing-masing kapal) beragam, ada biru, merah, tapi itu minimal ada 10. Life jacket itu sering digunakan untuk snorkeling oleh tamu-tamu. Jadi, dipastikan lebih dari 10," tuturnya.

Basarnas Kerahkan 13 Kapal

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal di hari keempat pencarian lima jurnalis hilang kontak.

Baca juga : H.4: Pencarian 8 Korban Hilang di Selat Sunda Diperluas, 5 Jurnalis Masih Hilang

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyebutkan 13 alutsista yang diterjunkan untuk operasi hari keempat meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.

"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense