Dark/Light Mode

Operasi SAR H.3: Life Jacket Ditemukan, Terkait 5 Jurnalis Hilang?

Kamis, 10 September 2026 21:55 WIB
Tim SAR Gabungan menemukan life jacket pada hari ketiga pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda, Kamis (10/9/2026). (Foto: Tim SAR Gabungan)
Tim SAR Gabungan menemukan life jacket pada hari ketiga pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda, Kamis (10/9/2026). (Foto: Tim SAR Gabungan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim SAR Gabungan menemukan sebuah life jacket, saat pencarian hari ketiga terhadap lima jurnalis foto dan tiga awak kapal yang hilang setelah speed boat yang mereka tumpangi hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Senin (7/9/2026).

Life jacket tersebut ditemukan KAL Anyer saat melakukan pencarian di Sektor F pada pukul 15.32 WIB, Kamis (10/9/2026).

Selain itu, tim juga menemukan sebuah pelampung di koordinat 06°17'26.40" LS, 105°22'42.00" BT. Kedua temuan tersebut masih dalam proses verifikasi untuk memastikan keterkaitan dengan delapan orang yang masih dalam pencarian.

Lima jurnalis foto yang hilang adalah M. Bagus Khoirunnas (LKBN Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudistiro Pranoto (iNews), Daus (Anadolu), Donal (freelance). Sementara tiga awak kapal yang dimaksud adalah Warta (kapten), Surakman (ABK), dan Heriyanto (guide).

Baca juga : Puan Minta Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Dimaksimalkan

Saat kejadian, para jurnalis foto itu hendak meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi menerus selama 25 jam pada Jumat-Sabtu, 4-5 September 2026.

Terkait hal ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti setiap temuan di lapangan sebagai bagian dari upaya pencarian.

“Temuan life jacket dan pelampung ini menjadi perhatian bagi kami. Namun, kami masih melakukan verifikasi untuk memastikan apakah barang tersebut berkaitan dengan survivor yang sedang kami cari. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan kami tindak lanjuti secara maksimal,” ujar Kepala Kantor Al Amrad.

Pada operasi SAR hari ketiga, Tim SAR Gabungan membagi wilayah pencarian menjadi enam sektor dengan total luas sekitar 2.483 nautical mile persegi. Pencarian melibatkan berbagai unsur dan sarana, di antaranya KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Lepu, KRI Karambit, KP Sanjaya, KAL Anyer, KAL Pahawang, RIB 02 Banten, KM Aruphadatu, Helikopter HR 3604, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Potensi SAR, nelayan, dan masyarakat.

Baca juga : Presiden Instruksikan KSAL Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang

Pencarian dilakukan secara intensif di sejumlah wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau hingga perairan di sebelah tenggara, utara, barat daya, dan barat laut Gunung Anak Krakatau. Hasil penyisiran di Sektor A, B, C, D, dan E masih nihil.

Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia, termasuk dukungan udara melalui Helikopter HR 3604.

Kondisi cuaca di wilayah operasi dilaporkan cerah berawan tebal, dengan angin dari arah selatan ke utara berkecepatan sekitar 15 knot dan tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter.

“Kami terus melakukan pencarian dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi cuaca di lapangan. Keselamatan seluruh personel tetap menjadi prioritas. Kami berharap temuan ini dapat memberikan titik terang dan seluruh korban segera ditemukan,” pungkas Al Amrad.

Baca juga : Doa Bersama untuk Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak

Hingga akhir Operasi SAR hari ketiga, delapan orang masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR Gabungan akan terus mengevaluasi seluruh hasil pencarian untuk menentukan strategi operasi selanjutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mpo slot slot gacor harum100 slot gacor slot gacor