BREAKING NEWS
 

BAZNAS Siapkan Jurus Baru Optimalkan Potensi Zakat Nasional

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 17 September 2026 20:23 WIB
Wakil Ketua BAZNAS, Zainut Tauhid Saadi dalam Pra-Rakornas BAZNAS RI yang digelar secara daring, Rabu (16/9/2026). Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong percepatan transformasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), transformasi digital, serta penguatan pengendalian dan pengawasan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola sekaligus mengoptimalkan potensi zakat nasional. Hal itu disampaikan Wakil Ketua BAZNAS, Zainut Tauhid Sa'adi dalam Pra-Rakornas BAZNAS RI yang digelar secara daring, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan ini diikuti pimpinan dan amil BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota dari seluruh Indonesia. Zainut mengatakan, pertumbuhan penghimpunan zakat dalam beberapa tahun terakhir belum sebanding dengan potensi zakat nasional yang masih dapat digali.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi BAZNAS untuk memperkuat ekosistem pengelolaan zakat.

"Untuk menjawab tantangan tersebut, BAZNAS memfokuskan transformasi pada tiga agenda kritis, yakni transformasi human capital atau sumber daya manusia (SDM), transformasi digital, dan penguatan pengendalian serta pengawasan," kata Zainut.

Baca juga : BAZNAS Dan LPAI Galang Sedekah Untuk Perlindungan Anak Rentan

Menurut Zainut, BAZNAS telah menyiapkan sejumlah agenda strategis sebagai langkah konkret transformasi.

Di antaranya penyusunan National Audit Competency Framework, ekspansi roadmap sertifikasi, pembangunan arsitektur data zakat nasional, penguatan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA) berbasis kecerdasan buatan atau AI, serta penegakan pedoman anti-fraud dan penguatan independensi audit di daerah.

Dalam aspek SDM, Zainut menyebut sebanyak 3.822 amil telah dinyatakan kompeten melalui proses sertifikasi. Namun, jumlah tersebut masih relatif kecil dibandingkan dengan keseluruhan amil dalam ekosistem zakat nasional.

Adsense

"Kita harus melakukan pergeseran paradigma secara mendasar, dari yang sekadar certification oriented menjadi competence driven," ujarnya.

Selain penguatan SDM, transformasi digital menjadi agenda penting lainnya. Zainut menyebut kinerja digitalisasi BAZNAS menunjukkan tren positif.

Baca juga : Menag: Dukungan BAZNAS Penting Perkuat Pendidikan Pesantren

Penghimpunan berbasis digital tumbuh hingga 398 kali lipat dalam tujuh tahun terakhir dan kini berkontribusi sekitar 20 persen terhadap total penghimpunan nasional.

"Ukuran keberhasilan digitalisasi bukanlah seberapa banyak aplikasi atau sistem yang kita buat, melainkan apakah keputusan kita menjadi lebih baik, apakah layanan kita menjadi lebih cepat, dan apakah transparansi serta dampaknya dapat terukur lebih jelas," jelas Zainut.

Sementara dalam aspek pengawasan, Zainut mengatakan Satuan Audit Internal (SAI) saat ini baru mencakup 30 persen BAZNAS kabupaten/kota.

Selain itu, lebih dari 380 BAZNAS daerah belum tersentuh audit Kantor Akuntan Publik (KAP) secara memadai. Karena itu, BAZNAS mendorong perubahan paradigma pengawasan agar tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mencegah terjadinya persoalan tata kelola.

"Oleh karena itu, kita harus mengubah paradigma pengawasan dari watchdog menjadi strategic partner, dari perbaikan reaktif menjadi pencegahan preventif, dan dari sistem manual menuju pengawasan berbasis data," papar Zainut.

Baca juga : BAZNAS-Mitsui Leasing Salurkan Layanan Kesehatan Bagu 1.100 Penyintas Gempa NTT

Zainut menegaskan, penguatan organisasi menjadi fondasi agar berbagai program BAZNAS, mulai dari pengentasan kemiskinan, pemberian beasiswa hingga penyediaan rumah layak huni, dapat berjalan optimal.

"BAZNAS tidak boleh hanya menjadi organisasi yang semakin besar. BAZNAS harus menjadi organisasi yang semakin profesional, berbasis data, adaptif terhadap teknologi, memiliki tata kelola yang kuat, dan membawa dampak seluas-luasnya," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense