BREAKING NEWS
 

Pimpin International Naqshabandi Council

Ali Masykur Musa Bawa Mandat Perdamaian Dan Jejaring Tasawuf Dunia

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Senin, 21 September 2026 18:20 WIB
Prof. Dr. Syaikh KH. Ali Masykur Musa terpilih secara aklamasi sebagai Chairman International Naqshabandi Council (INC) 19 September 2026 di Bukhara State Technical University. Foto: INC

RM.id  Rakyat Merdeka - Prof. Dr. Syaikh KH. Ali Masykur Musa mendapat amanah baru dalam jaringan tasawuf internasional.

Dalam rangkaian 6th International Naqshbandi Festival & 2nd International Naqshabandi Conference di Bukhara, Uzbekistan, ia terpilih secara aklamasi sebagai Chairman International Naqshabandi Council (INC). Pemilihan berlangsung pada 19 September 2026 di Bukhara State Technical University, dalam pertemuan yang menurut keterangan tertulis Ali dihadiri para pengamal, ulama, mursyid, akademisi dan delegasi Naqshbandi dari 14 negara.

Forum itu sekaligus menjadi momentum pembacaan Deklarasi Piagam Bukhara, yang menandai berdirinya International Naqshabandi Council.

Bagi Ali Masykur, posisi tersebut bukan sekadar jabatan kehormatan. Amanah yang diterimanya membawa tanggung jawab membangun komunikasi dan persaudaraan Naqshbandi lintas negara sekaligus mempertemukan keragaman tradisi dan komunitas yang tumbuh dalam konteks sosial yang berbeda-beda.

Baca juga : Menhaj Dorong Penguatan Kerja Sama RI-Uzbekistan Berbasis Peradaban Islam

“Amanah ini bukanlah mahkota untuk dibanggakan, melainkan jalan pengabdian yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” ujar Ali Masykur.

Ali Masykur saat ini juga menjabat Komisaris Independen PT PLN (Persero) serta memimpin JATMAN (Mudir ‘Ali Idarah ‘Aliyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah). Jabatan Komisaris Independen PLN diembannya sejak November 2024 dan hingga kini tercatat dalam susunan Dewan Komisaris perusahaan.

Dari Bukhara, Membangun Jejaring Naqsyabandiyah Dunia

Lahirnya INC memberi dimensi baru pada pertemuan Naqsyabandiyah internasional di Bukhara. Naqsyabandiyah merupakan tradisi tasawuf yang tumbuh dari Asia Tengah dan berkembang melampaui kawasan asalnya.

Baca juga : Menhaj Perkuat Kerja Sama Wisata Religi Indonesia-Uzbekistan

Sejak beberapa abad silam, jaringan ini menyebar melalui hubungan ulama, pusat-pusat keilmuan dan jalur mobilitas masyarakat menuju Asia Selatan, Asia Kecil dan kawasan lainnya.

Kajian historis terbaru juga menunjukkan peran jaringan perdagangan dan jalur penting dalam penyebaran tradisi Naqsyabandiyah keluar dari Asia Tengah. Kota yang berada di jalur bersejarah Silk Roads itu telah berusia lebih dari dua milenium.

UNESCO mencatat Bukhara selama berabad-abad menjadi pusat penting kebudayaan Islam dan, antara abad ke-9 hingga ke-16, berkembang sebagai salah satu pusat besar teologi Islam, khususnya tasawuf.

Pusat sejarah Bukhara masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO sejak 1993. Bukhara dan wilayah di sekitarnya juga tidak dapat dipisahkan dari Khwaja Bahauddin Naqshband, tokoh abad ke-14 yang namanya kemudian melekat pada tradisi Naqsyabandiyah.

Baca juga : PLN Pasok Listrik Dan Jaringan Wi-Fi Di Arena Muktamar Ke-35 NU Jombang

Bukhara sendiri mempunyai posisi khusus dalam sejarah tersebut. Di kawasan inilah Bahauddin Naqshband hidup dan dimakamkan. Kompleks makamnya hingga kini menjadi salah satu situs spiritual penting di Uzbekistan dan mencakup makam, khanqah, masjid, nekropolis serta museum sejarah tasawuf.

Karena itu, pembentukan sebuah council internasional di Bukhara membawa simbolisme tersendiri: jaringan yang dahulu berkembang dari Asia Tengah kini kembali berkumpul di salah satu akar sejarahnya untuk merumuskan bentuk kerja sama pada zaman yang berbeda.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense