BREAKING NEWS
 

BAZNAS Dan TAF Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Di Kawasan Hutan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Jumat, 2 Oktober 2026 17:22 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama The Asia Foundation (TAF) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor BAZNAS, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama The Asia Foundation (TAF) memperkuat pemberdayaan masyarakat rentan di sekitar kawasan hutan melalui kerja sama pengembangan ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan.

Kesepakatan kemudian diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk menjalankan program pengembangan usaha kakao fermentasi oleh Kelompok Usaha Hutan Adat (KUHA) di Kabupaten Pidie, Aceh, serta budidaya kopi oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid mengatakan, BAZNAS telah menyalurkan dukungan sebesar Rp 526 juta untuk pemberdayaan masyarakat ekonomi rentan di wilayah perhutanan.

“BAZNAS RI telah memberikan dukungan Rp526 juta sebagai upaya pemberdayaan masyarakat ekonomi rentan di wilayah perhutanan. Dan kami akan terus melakukan kerja sama dalam bingkai 13 prioritas unggulan kami,” kata Sodik dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor BAZNAS, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Baca juga : Ajinomoto-BAZNAS Buka Dapur Umum, Siapkan 2.100 Porsi Untuk Warga Flores

Menurut Sodik, Pidie dan Muara Enim menjadi dua lokasi awal pelaksanaan program. Jika model pemberdayaan tersebut menunjukkan hasil yang baik, program akan diperluas ke 10 lokasi wilayah perhutanan sosial lainnya.

Ia mengatakan, program tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni mendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya kira selain lingkungan, mungkin kita juga bisa kerja sama dalam bidang yang lain, tentang pemberdayaan perempuan, pemuda, literasi, dan lain-lain yang selama ini dilakukan oleh The Asia Foundation,” ujarnya.

Adsense

Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial, Apri Dwi Sumarah mengatakan, pihaknya berkomitmen mengawal program pemberdayaan tersebut agar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Baca juga : BAZNAS Gandeng YPSP Salurkan Bantuan Langsung Ke Gaza

“Mari kita jadikan kerja sama ini sebagai jembatan yang menghubungkan potensi hutan dengan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan dengan kemandirian, serta pengelolaan hutan dengan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Country Representative The Asia Foundation Hana Satriyo mengatakan, kerja sama tersebut menjadi momentum penting karena mengintegrasikan instrumen keuangan sosial Islam dengan pendekatan pengelolaan hutan berbasis masyarakat.

“Untuk pertama kalinya mengintegrasikan instrumen keuangan sosial Islam dengan pendekatan pengelolaan hutan berbasis masyarakat guna memperkuat perekonomian warga sekaligus menjaga kelestarian hutan,” sebut Hana.

Ia mengapresiasi langkah BAZNAS dalam mengintegrasikan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dengan agenda pelestarian hutan dan pengentasan kemiskinan.

Baca juga : 3 Anak Syahid Di Gaza, Ulama Palestina Ungkap Kondisi Warga Ke BAZNAS

“Atas nama The Asia Foundation, saya menyampaikan terima kasih, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS atas visi progresif dalam mengintegrasikan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dengan agenda pelestarian hutan dan pengentasan kemiskinan,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pengumpulan dan Mobilisasi BAZNAS Rizaludin Kurniawan, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Imdadun Rahmat, Direktur Pendayagunaan BAZNAS Eka Budhi Sulistiyo, serta Kepala Divisi Usaha Pertanian dan Perikanan BAZNAS Tatiek Kancaniati.

Hadir pula Investment Advisor/Head of Nature Finance British Embassy Jakarta Saul Hathaway, Programme Manager Environment and Sustainable Commodities Team FCDO British Embassy Jakarta Irma Handayani, Direktur Program Tata Kelola Lingkungan TAF Frans Siahaan, Ketua Badan Pelaksana di JKMA sebagai mitra TAF di Aceh Zulfikar Arma, serta Wakil Direktur Pilar Nusantara sebagai mitra TAF di Sumatera Selatan Hari Kusdaryanto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense