BREAKING NEWS
 

BAZNAS Ajak Daerah Sukseskan 13 Program Prioritas Sejahterakan Umat

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Jumat, 16 Oktober 2026 19:23 WIB
Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS, Idy Muzayyad mengatakan, BAZNAS daerah perlu mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui inovasi program yang produktif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengajak seluruh BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota menyukseskan 13 program prioritas dengan menyesuaikan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan umat sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.

Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS, Idy Muzayyad mengatakan, BAZNAS daerah perlu mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui inovasi program yang produktif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, penentuan lokasi penyaluran bantuan dapat mempertimbangkan berbagai sumber. Mulai dari usulan masyarakat, kerja sama dengan BAZNAS daerah, lembaga atau organisasi yang telah memiliki nota kesepahaman (MoU), hingga mitra strategis.

Baca juga : BAZNAS Berikan Penghargaan Kemanusiaan 5 Jurnalis Yang Hilang Di Krakatau

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Adsense

“Untuk pertimbangan titik penyaluran, bisa berasal dari ajuan publik, kerja sama dengan BAZNAS daerah, lembaga atau organisasi yang sudah memiliki MoU, mitra strategis, serta afirmasi daerah 3T dan kemiskinan ekstrem,” kata Idy dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Ia menegaskan, program penyaluran zakat harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Asta Cita, serta visi, misi, dan strategi BAZNAS. Perencanaan program juga harus didasarkan pada data yang mutakhir dan terverifikasi, kebutuhan masyarakat, serta potensi setiap daerah.

Baca juga : Grand BAZNAS Awards 2026 Beri Penghargaan Ke 100 Penggerak Zakat Terbaik

Dalam pelaksanaannya, Idy menjelaskan tiga skema penyaluran yang dapat dikembangkan BAZNAS daerah. Ketiganya meliputi pemberian stimulus untuk mendorong kemandirian program, penerapan prinsip simbiosis mutualisme dalam pelaksanaan program, serta pengembangan inovasi berdasarkan pengalaman dan implementasi program di daerah.

Selain memperkuat penyaluran, Idy mendorong BAZNAS daerah meningkatkan pengumpulan ZIS dengan memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), termasuk hingga tingkat desa dan lingkungan kampus.

Menurutnya, keberhasilan program penyaluran yang berdampak dapat mendorong peningkatan pengumpulan zakat. Karena itu, BAZNAS daerah perlu memperluas kemitraan strategis dan menggali potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai masih belum optimal.

Baca juga : UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

“Pada prinsipnya, penyaluran yang berdampak akan meningkatkan pengumpulan. Banyak mitra strategis yang belum dioptimalkan. Kita juga harus mengoptimalkan potensi zakat ASN yang sangat besar. Sayangnya, potensi tersebut belum tercapai. Oleh karena itu, kita harus lebih serius menggali itu,” pungkas Idy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense