BREAKING NEWS
 

Puluhan Kiai Sepuh Berkumpul di Lirboyo, Doakan Keadilan untuk Gus Yaqut

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 21 Oktober 2026 19:55 WIB
Puluhan kiai sepuh berkumpul di Pesantren Lirboyo, Kediri, Rabu (21/10/2026). Acara digelar untuk mendoakan keadilan bagi Gus Yaqut dalam perkara kuota haji. Dok. Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 36 kiai sepuh berkumpul di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (21/10/2026). Mereka mendoakan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut agar memperoleh putusan hukum yang adil dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan periode 2023–2024.

Pertemuan tersebut juga menjadi forum silaturahmi dan klarifikasi keluarga Gus Yaqut kepada para kiai mengenai perkara yang kini disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

KH Muhibbul Aman Aly, juru bicara pertemuan, mengatakan para kiai memiliki keprihatinan terhadap penegakan hukum di Indonesia. Mereka berharap aparat penegak hukum menangani setiap perkara secara adil dan bermartabat.

“Kasus Gus Yaqut, kami (para kiai) melihat dalam persidangan antara dakwaan dan fakta persidangan sangat jauh berbeda. Dan ini yang kemudian membuat kami prihatin,” kata Muhibbul seusai pertemuan.

Ia berharap pemerintah serius memastikan penegakan hukum berjalan dengan menjunjung tinggi keadilan.

“Secara umum saya rasa inilah hasil pertemuan kali ini,” ujarnya.

KH Muhyiddin Ishak menambahkan, para kiai ingin mengingatkan pemerintah dan aparat penegak hukum mengenai peran kiai dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Baca juga : Dampingi Gus Yaqut di Persidangan, Ibam Berharap Hakim Pertimbangkan Usulan DEN

“Ini yang dihadapi adalah anak cucu pendiri negara, kok penegakan hukum tidak berkeadilan dan bermartabat,” ujar Muhyiddin.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Abdullah Kafabihi Mahrus menegaskan, pertemuan tersebut bertujuan membela kebenaran. Ia menilai Gus Yaqut tengah mengalami ketidakadilan dalam perkara yang dihadapinya.

“Gus Yaqut itu madzlum (terzalimi). Jadi kita di sini memang membela kebenaran, begitu saja. Jangan sampai pemerintah itu membiarkan kezaliman,” tegasnya.

Pertemuan di Lirboyo tersebut merupakan inisiatif keluarga Gus Yaqut. Keluarga ingin memberikan penjelasan mengenai perkara yang dihadapi Gus Yaqut sekaligus meminta doa agar proses hukumnya menghasilkan putusan yang adil.

Kakak kandung Gus Yaqut, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengatakan klarifikasi diperlukan karena opini masyarakat telah terbentuk sejak adiknya disangka melakukan tindak pidana.

Adsense

“Sejak adik saya Yaqut mendapatkan sangkaan telah melakukan tindakan pidana, opini masyarakat sudah menghakimi bahwa adik saya telah melakukan kesalahan itu,” kata Gus Yahya.

Ia mengaku kesulitan menjawab berbagai penilaian publik karena belum memiliki bahan yang cukup untuk menjelaskan duduk perkara. Karena itu, keluarga sejak awal memilih menempuh jalur pengadilan untuk memperoleh kejelasan.

Baca juga : Khalid Basalamah Akui Kembalikan 354.500 Dolar AS dalam Kasus Haji

“Satu-satunya cara klarifikasi adalah melalui peradilan,” ujarnya.

Gus Yahya mengatakan, setelah mengikuti perkembangan persidangan, keluarga menilai fakta-fakta yang terungkap menunjukkan bahwa Gus Yaqut tidak bersalah. Menurut dia, keterangan dalam persidangan kemudian menjadi bahan bagi keluarga untuk memberikan penjelasan kepada para kiai.

Awalnya, keluarga berencana mendatangi para kiai satu per satu untuk menyampaikan klarifikasi. Namun, cara tersebut dinilai kurang efisien. Keluarga akhirnya mengundang para kiai ke Lirboyo agar dapat memperoleh penjelasan langsung dari kuasa hukum Gus Yaqut.

Gus Yahya menegaskan, apa pun putusan pengadilan nantinya, keluarga ingin memastikan penjelasan mengenai perkara tersebut telah disampaikan secara utuh.

“Dan apa pun nanti yang terjadi, putusan pengadilan, bagi kami yang penting adalah kami sudah menyampaikan penjelasan tentang duduk perkaranya,” katanya.

Ia juga menyatakan yakin adiknya mampu menjalani proses hukum yang sedang berlangsung. Namun, keluarga merasa perlu menjelaskan posisi Gus Yaqut kepada para kiai yang selama ini menjadi tempat mereka meminta nasihat.

“Adek saya enam bulan dipenjara, saya yakin dia kuat menjalaninya. Tapi kami ingin menjelaskan lebih gamblang, adik saya, dalam kedudukan apa pun, termasuk saat menjabat sebagai Menteri Agama, kami tidak pernah menyelisihi, mengkhianati, nasihat orang tua dan kiai-kiai kami,” ujar Gus Yahya.

Baca juga : Gus Yaqut: Saksi Persidangan Tegaskan Tak Ada Perintah Fee Haji

Menurut dia, klarifikasi kepada para kiai diharapkan menjadi jalan untuk menyampaikan penjelasan yang lebih berimbang. Keluarga menyadari tidak mudah mengubah opini masyarakat secara luas, tetapi berharap penjelasan tersebut dapat diterima dan membawa manfaat.

“Mungkin kami tidak akan mampu memengaruhi opini masyarakat secara luas, tapi kalau diberi kesempatan memberi penjelasan pada kiai-kiai, semoga akan menjadi barokah,” katanya.

Pertemuan tersebut diikuti para kiai secara langsung dan daring melalui Zoom. Sejumlah tokoh yang tercantum dalam daftar undangan antara lain KH Anwar Mansur, KH Nurul Huda Jazuli, Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, Prof. Dr. KH Said Aqil Siradj, serta KH Abdullah Kafabihi Mahrus.

Dalam perkara yang sedang berjalan, Gus Yaqut didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp622,09 miliar terkait kuota haji tambahan periode 2023–2024. Jaksa menduga perkara tersebut melibatkan sejumlah pihak dalam pengaturan kuota haji tambahan.

Gus Yaqut membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Proses persidangan masih berlangsung untuk menguji dakwaan, keterangan saksi, dan bukti-bukti yang diajukan. Penentuan bersalah atau tidaknya terdakwa berada pada kewenangan majelis hakim.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense