RM.id Rakyat Merdeka - GREAT Institute menilai dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah memperkuat arah pembangunan yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai pusat kebijakan. Penilaian tersebut tertuang dalam buku kajian bertajuk Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Transformasi Menuju Kesejahteraan.
Direktur Eksekutif GREAT Institute, Dr. Sudarto, menyatakan bahwa transformasi yang berjalan selama dua tahun terakhir mencakup aspek ekonomi dan politik, di mana negara mengambil peran lebih besar dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar serta sumber daya ekonomi.
Baca juga : Banyak Anggota Kabinet Masuk RS
"Yang kami apresiasi dari Presiden Prabowo adalah keberanian politiknya menggunakan kewenangan negara untuk mengoreksi pemusatan manfaat ekonomi dan memperluas kesejahteraan rakyat," ujar Sudarto melalui keterangan tertulis, Selasa (21/10/2026).
Dalam kajiannya, GREAT Institute memetakan delapan capaian utama pemerintahan yang terbagi ke dalam bidang ekonomi dan politik. Pada sektor ekonomi, pemerintah memperluas jangkauan negara kesejahteraan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjangkau hampir 57 juta penerima, Cek Kesehatan Gratis bagi 73,8 juta penduduk, serta Sekolah Rakyat yang menampung 43.346 siswa. Pertumbuhan ekonomi nasional juga tercatat menguat pada level 5,11 persen pada 2025 dan berlanjut 5,61 persen pada triwulan I 2026, yang diiringi penurunan persentase penduduk miskin dari 8,57 persen menjadi 8,07 persen. Selain itu, agenda transisi energi diperkuat lewat penerapan B40 dan penambahan kapasitas pembangkit EBT sebesar 1,3 gigawatt.
Baca juga : Kapolri: Hadiah 2 Tahun Pemerintahan Prabowo
Sementara itu, pada bidang politik, pemerintah memperkuat perlindungan pekerja melalui peningkatan manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan serta meredistribusi 195.734 bidang tanah kepada puluhan ribu keluarga. Di sektor penegakan hukum dan pengelolaan sumber daya, KPK mencatat pemulihan aset sebesar Rp1,531 triliun pada 2025, sementara Kejaksaan menguasai kembali jutaan hektare kawasan hutan perkebunan dan pertambangan untuk kepentingan publik. Penguatan kelembagaan juga ditandai dengan pembentukan Kementerian HAM dan Kementerian Kebudayaan, serta pemberian amnesti kepada 1.178 terpidana melalui Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2025.
GREAT Institute menyimpulkan bahwa keseluruhan capaian tersebut memberikan landasan yang kuat bagi agenda kesejahteraan pemerintah untuk terus berjalan secara berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.