BREAKING NEWS
 

Ingatkan Pentingnya Solidaritas Sosial

Bamsoet Wakafkan Al-Qur'an dan Santuni Ratusan Santri Anak Yatim di Banten

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 25 Oktober 2026 20:01 WIB
Amggota Wantimpres Bambang Soesatyo (kanan) memberikan santunan di Pondok Pesantren Tahfidh Baitul Quran, Cikande, Serang, Banten, Minggu (25/10/2026). (Foto: Dok. Bamsoet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberikan santunan berupa paket sembako dan wakaf Al-Qur'an kepada 664 anak yatim dan Santri penghafal Al-Qur'an di Pondok Pesantren Tahfidh Baitul Quran, Cikande, Serang, Banten. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan masyarakat.

Bamsoet menegaskan, kepedulian sosial harus terus diperkuat melalui langkah nyata yang mampu meringankan beban keluarga kurang mampu, sekaligus membuka kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak yatim dan dhuafa adalah bagian dari masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama. Mereka berhak mendapatkan kasih sayang, pendidikan yang layak, serta kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita,” ujar Bamsoet, saat memberikan santunan di Pondok Pesantren Tahfidh Baitul Quran, Cikande, Serang, Banten, Minggu (25/10/2026).

Baca juga : Golkar & PAN Kawal Sampai Tuntas Program Kerakyatan

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini berharap, bantuan sembako dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara pemberian Al-Qur'an menjadi dukungan bagi pendidikan agama dan pembentukan karakter anak-anak. Bamsoet menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

Adsense

“Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti apabila mampu menghadirkan kebahagiaan dan meringankan kesulitan mereka. Kita ingin anak-anak terus bersemangat belajar dan percaya bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh mematahkan harapan,” kata Bamsoet.

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini mengingatkan, persoalan kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2026 mencatat sekitar 22,93 juta penduduk Indonesia masih hidup dalam kemiskinan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memperkuat perlindungan sosial, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin, agar kesulitan ekonomi tidak menghambat pendidikan dan perkembangan mereka.

Baca juga : Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim, Kakorlantas Bertekad Tingkatkan Pelayanan

“Kondisi ekonomi keluarga seharusnya tidak menjadi penghalang bagi seorang anak untuk bersekolah dan mengembangkan kemampuannya. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu memperkuat kerja sama untuk membantu mereka,” tegas Bamsoet.

Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur, Universitas Jayabaya, dan Universitas Pertahanan ini mengajak kalangan pengusaha, organisasi sosial, dan masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk terlibat aktif dalam membantu anak-anak yatim dan dhuafa. Kepedulian tersebut dapat dikembangkan melalui program orang tua asuh, pemberian beasiswa, bantuan kebutuhan pokok, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Langkah yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak lebih besar karena membantu mengurangi beban hidup sekaligus membuka jalan bagi anak-anak untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Kita berharap anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak baik, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa harus terus dijaga melalui program yang berkelanjutan, sehingga mereka dapat tumbuh dengan baik, memperoleh pendidikan yang layak, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense