RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Yorrys Raweyai menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tangerang, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (25/11/2024).
Pertemuan itu membahas pentingnya Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendukung langkah Pemerintah, dalam percepatan dan pemerataan pembangunan di daerah.
Yorrys menyatakan, sebagai perwakilan daerah, DPD selalu siap menerima aspirasi dari seluruh masyarakat daerah. Sebab itu, pihaknya menyambut kedatangan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APDESI, DPC APDESI Tangerang, serta sejumlah kepala desa yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
"Mudah-mudahan, pertemuan ini dapat meluruskan berbagai pemberitaan dan informasi negatif yang sampai kepada para kepala desa di Kabupaten Tangerang, khususnya Tengerang Utara, terhadap Proyek Strategis Nasional Pantai Indah Kapuk (PIK) 2," ujarnya saat membuka pertemuan.
Lebih lanjut, Yorrys mengatakan, DPD akan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan, serta melakukan advokasi melalui pengumpulan semua data dan fakta di lapangan.
Dengan begitu, harap dia, para kepala desa dan masyarakat, dapat melihat persoalan itu secara jernih dan mendapat solusi yang adil bagi semua pihak.
Baca juga : Cuaca Hari Ini Di Tangerang, Info BMKG Selasa (19/11): Cerah Berawan Dan Hujan
Yorrys menambahkan, PSN bertujuan untuk mempercepat pembangunan nasional, penciptaan lapangan kerja, serta pemulihan ekonomi nasional.
Karenanya, dia meminta, semua pihak mendukung jalannya PSN PIK 2, sebagai sebentuk ikhtiar swasta yang turut terlibat membantu meningkatkan perekonomian nasional, daerah, dan masyarakat.
"Pembiayaan puluhan triliun rupiah yang dianggarkan dalam proyek itu, berasal dari pihak swasta (non-APBN), yang dilakukan sesuai prosedur. Kami mencoba melihat persoalan ini secara utuh dan holistik, dan akan terjun langsung ke lapangan untuk mencari langkah solutif bagi semua pihak," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP APDESI, Surta Wijaya menjelaskan duduk masalah dan kondisi pemberitaan yang berkembang di media terkait proyek pembangunan PSN PIK2.
Dia mengatakan, kondisi masyarakat di daerah sangat kondusif, tak seperti yang digembar-gemborkan dalam berbagai pemberitaan.
"Benar, muncul banyak pemberitaan di media, bahkan melibatkan beberapa tokoh dan perwakilan masyarakat, terkait pembangunan di PIK2. Namun, mayoritas masyarakat setuju dengan PSN, dengan catatan, proyek itu melibatkan dan memberikan akses kepada masyarakat, serta memberi dampak positif terhadap masyarakat," tuturnya.
Baca juga : Jubir Mas Pram-Bang Doel: Dukungan Anies Perkuat Kans Menang Seputaran
Surta juga mengungkapkan, sebagian besar pembangunan yang saat ini berjalan telah menyerap banyak tenaga kerja, utamanya masyarakat lokal setempat.
Selain itu, pihaknya telah meminta adanya balai latihan kerja dari Pemerintah, agar dapat mengakomodasi dan meningkatkan keahlian masyarakat.
"Masyarakat perlu dibekali berbagai pengetahuan dan ketetampilan, agar mereka mampu meningkatkan daya saing dan dapat terserap dalam diberbagai sektor strategis dalam pembangunan tersebut," imbuhnya.
Senada, Ketua DPC APDESI Tangerang, Maskota mengatakan, pembangunan PIK2 memberi banyak dampak positif bagi masyarakat, khususnya di daerah Tangerang Utara.
"Pembangunan telah menyerap tenaga kerja, dan memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar PIK2," ungkapnya.
Kepala Desa Lemo, Teluknaga, Tangerang, Satria menambahkan, PSN di PIK2 telah memberikan dampak signifikan dalam penataan desa-desa di sekitar, menjadi maju dan lebih baik. Sebab itu, pihaknya menyayangkan adanya narasi negatif yang ditujukan kepada para aparat kepala desa terkait pembebasan lahan.
Baca juga : Marak Kejahatan Digital, Senayan Dorong Percepatan Pembentukan Angkatan Siber
"Kebijakan pusat harus didukung apalagi terkait proyek strategis nasional. Kami, para kepala desa, hanyalah pengurus administrasi pelayanan masyarakat, bukan penentu kebijakan," ucapnya.
Menutup pertemuan, Yorrys menyatakan, DPD akan melakukan advokasi dan kunjungan ke lapangan. Pasalnya, program PSN itu telah mendapat dukungan dan persetujuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat.
"Kita harus mendukung keberlanjutan PSN PIK 2, sebagai ikhtiar swasta yang turut terlibat membantu meningkatkan perekonomian nasional, daerah, dan masyarakat. Meski itu telah dilakukan dan berjalan sesuai prosedur, kami akan tetap turun untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan daerah," tandas Senator asal Papua Tengah itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.