Sebelumnya
Sementara (Kabaharkam) Polri Komjen Fadil Imran menegaskan bahwa pihaknya memang ingin polisi hadir lebih cepat dalam melayani masyarakat. Hanya saja diakuinya, hal ini tidak mudah lantaran keterbatasan personil dan luasnya wilayah operasi.
"Kalau kita lihat sekarang patroli Polsek, itukan adanya di Polsek. Nah ini wilayanya luas sehingga jadi persoalan sendiri," ujarnya.
Baca juga : Paslon Independen Berlaga Di Pilwalkot Pangkalpinang
Fadil lalu mencontohkan operasi polisi di Polsek Mampang. Dijelaskannya, operasi Polsek ini mulai dari Mampang sampai Kalibata. Padahal sebenarnya jika melihat assesment dan management pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkantibmas) Polsek Mampang ini cukup sederhana, dibekali beberapa mobil patroli dengan cakupan wilayah operasi yang cukup luas.
Di sini, sambung dia, menuntut kehadiran polisi dengan respon time yang tinggi tapi belanja modal yang berkorelasi langsung dengan kehadiran polisi di lapangan. "Ini harus kita evaluasi, jadi latar belakang pemikiran dalam melihat data di lapangan seperti apa," bilangnya.
Baca juga : Menang Telak Lawan Persik, Maung Bandung Mantap Ke Padang
Makanya, Polri membuka ruang publik dengan luas bahwa memang realitas kondisi yang diharapkan masyarakat sesuai dengan situasi sumber daya organisasi yang ada.
Oleh karena itu, dalam rangka efisiensi. partoli shelter menjadi salah satu pilihan untuk atasi hal tersebut. Untuk atasi itu, kepolisian menempuh kebijakan dengan tidak menempatkan semua mobil patroli di polsek. Namun ditempatkan pada sebuah zona yang melayani wilayah tertentu.
Baca juga : Bertemu Wiranto, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa
"Karena kami memahami betul ada keterbatasan uang negara mencukupi itu. Sehingga kami berharap (melalui patroli shelter) manajemen operasionalnya dapat, manajemen tata kelola logistik harwatnya dapat, kemudian tujuan utama agar respon time itu dapat dan bahwa partoli base on crime mapping itu dapat. Sambil perlahan-lahan jumlahnya (personelnya) dicukupi," bilang Fadil.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.