Dark/Light Mode

Kantongi 20.724 Dukungan

Paslon Independen Berlaga Di Pilwalkot Pangkalpinang

Minggu, 16 Maret 2025 07:30 WIB
Komisi Pemilihan Umum Pangkal Pinang
Komisi Pemilihan Umum Pangkal Pinang

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan atau independen dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Pangkalpinang ulang, Bangka Belitung (Babel) resmi ditutup, Kamis (13/3/2025). Satu pasang calon bisa berlaga dengan mengantongi 20.724 dukungan.

Pendaftaran bapaslon inde­penden dibuka sejak ­Minggu (9/3/2025). Ada dua pasangan calon (paslon) yang men­daftar. Namun, berkas satu paslon dikembalikan karena gagal memenuhi persyaratan. Adapun untuk pendaftaran paslon dari jalur partai politik (parpol), akan dibuka pada 26-28 Juni 2025.

Anggota KPU Kota Pangkalpinang, Tri Pertiwi mengatakan, pendaftaran jalur perseorangan yang dibuka selama lima hari telah menjaring dua paslon yang mendaftar. Yaitu, pa­sangan Eka Mulya Putra-Radmida Dawam dan Benny Batara Tumpal ­Hutabarat-Achmad Subari. Namun, berdasarkan hasil verifikasi administrasi, dokumen bapaslon Benny Batara Tumpal Hutabarat-Achmad Subari saat ini berstatus dikembalikan. Pasangan ini tidak memenuhi dukungan.

“Sudah kami lakukan verifikasi administrasi, berkas yang layak dari tim Benny Batara Tumpal Hutabarat-Achmad Subari hanya sekitar 6 ribuan, sehingga kurang dari ketentuan,” kata Tri, dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025).

Tri membeberkan, du­kungan masyarakat terhadap pa­sangan Benny Batara Tumpal Hutabarat-Achmad Subari tidak mencapai 10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang sebanyak 164.330 jiwa. “Se­hingga dikembalikan,” tandas Tri.

Sesuai dengan ketentuan, bapaslon independen yang bakal maju dalam Pilkada Ulang ­Kota Pangkalpinang diwajibkan menyerahkan dokumen syarat dukungan minimal 16.434 du­kungan. Jumlah itu sesuai ­dengan 10 persen jumlah DPT Kota Pangkalpinang dalam Pilkada Serentak lalu yang mencapai 164.330 jiwa.

Baca juga : Rajin Safari Ke Pesantren Bahlil Tiru Gaya Prabowo

Ketua KPU Kota Pangkal­pinang, Sobarian menambahkan, pihaknya berencana menambah jumlah Tempat Pemugutan ­Suara (TPS) dalam Pilkada Kota Pangkalpinang Ulang tahun 2025. Penambahan TPS, kata dia, berada di dua kecamatan. Yaitu, Kecamatan Gerunggang dan Kecamatan Pangkalbalam.

“Lima TPS tambahan tersebut tersebar di tiga kelurahan di Kecamatan Gerunggang dan dua kelurahan di Kecamatan Pangkalbalam,” jelas Sobarian dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025).

Sobarian menambahkan, dengan adanya penambahan tersebut, jumlah TPS reguler dalam pelaksanaan Pilkada Ulang di Kota Pangkalpinang bakal berjumlah sebanyak 311 titik. ­“Untuk penetapan TPS, setelah adanya penetapan DPT,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam Pil­kada Serentak 2024, hanya ter­dapat 306 TPS reguler di Kota Pangkal­pinang. Sementara untuk lima TPS lainnya, merupakan lokasi khusus yang berada di lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang tersebar di wilayah Pangkal­pinang.

Terpisah, Bakal Calon Bupati (bacabup) jalur independen, Eka Mulya Putra mengklaim, telah mengumpulkan dan menyerahkan sebanyak 20.724 dukungan masyarakat untuk pendaftaran Pilkada ulang di Kota Pangkalpinang. 

“Penyerahan dukungan ini merupakan langkah awal ­menuju Pilkada ulang Pangkalpinang yang dijadwalkan pada 27 Agustus 2025,” ujar Eka, dalam ­keterangannya, Jumat (14/3/2025).

Baca juga : Laka Lantas Roda 2 Harus Dapat Perhatian Serius

Pendaftaran pasangan Eka Mulya Putra-Radmida Dawam dengan tagline “Merdeka”, jelas Eka, sebagai bentuk aspirasi yang nyata, bukan hanya dari rela­wan, tetapi dari masyarakat luas yang menginginkan perubahan.

Eka mengingatkan sejarah kemenangan kotak kosong pada Pilkada 27 November 2024. Perjuangan ini, kata dia, harus dilanjutkan pada 27 Agustus 2025. “Tanggal itu harus menjadi momentum untuk mewujudkan harapan dan Kita harus menang lagi,” tegasnya.

Eka yang sebelumnya didukung gerakan kotak kosong yang sukses menumbangkan calon tunggal dalam Pilkada Kota Pangkalpinang 2024 menyadari, perjuangannya bukanlah perja­lanan yang mudah.

Namun, kata Eka, keme­nangan kotak kosong pada Pilkada 2024 menjadi bukti ­bahwa masyarakat mengingin­kan perubahan nyata dan memberinya semangat.

“Kemenangan kotak kosong adalah suara rakyat. Ini bukan sekadar angka di kotak suara, tetapi representasi dari keinginan masyarakat untuk perbaikan,” ujarnya.

Bacawabup jalur independen, Radmida Dawam menambahkan, pentingnya keterwakilan perempuan dalam pemerintahan. Dia mengajak kaum perempuan, khususnya emak-emak untuk turut aktif dalam politik dan pembangunan daerah.

Baca juga : Pembayaran Transaksi Makin Praktis & Cepat

“Saatnya perempuan diberikan kesempatan untuk memimpin,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika ingin kebijakan yang lebih berpihak pada keluarga, anak-anak, dan kesejahteraan sosial, maka keterlibatan perempuan dalam pemerintahan sangat penting.

Radmida menyampaikan, keberadaan pasangan ini bukan sekadar memenangkan pemilihan. Tapi juga, kata dia, membangun pemerintahan yang inklusif, transparan, dan berpihak kepada rakyat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.