BREAKING NEWS
 

2 Pesawat Jemaah Haji Mendarat Darurat

DPR Minta Polri Gerak Cepat Tangkap Penebar Teror Bom

Reporter : OSPI DARMA
Editor : AULIA DARWIS
Senin, 23 Juni 2025 07:10 WIB
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: Dok. DPR RI).

 Sebelumnya 
“Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan FBI untuk meneliti email yang ada. Sementara kami dapati email yang dikirim tidak sesuai dengan nama yang dimaksud. Sehingga kami sedang melakukan pendalaman lebih lanjut,” katanya di Jakarta, Sabtu (21/6/2025).

Menurut Listyo, alamat email yang mengirimkan ancaman bom tidak bersesuaian dengan pemilik email. Asal email tersebut terdeteksi berada di wilayah Arab Saudi. Sehingga pendalaman juga dilakukan bersama otoritas negara tersebut.

Baca juga : GoTo Patok Capaian Kinerja Lebih Ciamik

Sebelumnya, dua pesawat Saudia Airlines tujuan Indonesia harus mendarat darurat akibat mendapat ancaman bom. Kejadian pertama, pesawat dengan nomor penerbangan SV-5276 mendapat ancaman bom dikirimkan oleh orang tidak dikenal melalui surat elektronik pada Selasa (17/6/2025) pukul 07.30 WIB.

Pesawat itu berangkat dari Jeddah, Arab Saudi, menuju Jakarta dengan membawa sebanyak 442 haji Kloter 12 Debarkasi Jakarta-Bekasi. Menyikapi ancaman teror itu, pilot pesawat Saudia Airlines memutuskan melakukan pendaratan darurat ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca juga : Pengusaha Ajak Kolaborasi Perkuat Ekonomi Nasional

Kejadian kedua, pada pesawat Saudia Airlines yang membawa 376 jemaah haji tujuan Bandara International Juanda Surabaya, pada Sabtu (21/6.2025). Pesawat itu juga mendarat darurat di Bandara Kualanamu. Pengalihan pendaratan itu merupakan langkah teknis untuk menjamin keselamatan penerbangan. OSP

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Senin, 23 Juni 2025 dengan judul "2 Pesawat Jemaah Haji Mendarat Darurat DPR Minta Polri Gerak Cepat Tangkap Penebar Teror Bom"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense