Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rombak Jajaran Direksi & Komisaris
GoTo Patok Capaian Kinerja Lebih Ciamik
Senin, 23 Juni 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) melakukan perombakan di jajaran komisaris maupun direksi. Dengan komposisi baru, GoTo mematok capaian kinerja yang lebih ciamik.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) menghasilkan sejumlah perubahan setelah Garibaldi Thohir alias Boy Thohir mundur dari jabatannya sebagai Komisaris, Thomas Kristian Husted mundur sebagai Wakil Direktur Utama dan Nila Marita serta Pablo Malay mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur.
Hasil rapat itu menyebutkan, Pablo bergabung menjadi dewan komisaris. Lalu, Catherine Hindra Sutjahyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur dan Presiden unit usaha On-Demand Services GoTo, kini diangkat sebagai Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO, menggantikan Thomas Husted.
Sedangkan posisi Catherine digantikan oleh Hans Patuwo menjadi Presiden unit bisnis On-Demand Services, sambil tetap menjabat sebagai Direktur dan Chief Operating Officer Grup.
Direktur Utama GoTo Patrick Walujo menyampaikan, perombakan jajaran komisaris dan direksi tersebut merupakan upaya pembaruan strategi pengelolaan modal perseroan.
“Pembaruan ini termasuk rencana pengalihan saham treasuri, untuk program kepemilikan saham karyawan dan manajemen perseroan,” kata Patrick dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat (20/6/2025).
Patrick mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham atas dukungannya yang tercermin dari persetujuan terhadap seluruh agenda yang diajukan pada RUPS tersebut.
Baca juga : Pengusaha Ajak Kolaborasi Perkuat Ekonomi Nasional
Termasuk di antaranya, rencana pembelian kembali (buyback) saham dan penyegaran kepemimpinan.
“Kami menyambut hangat komisaris dan para anggota direksi yang baru. Dengan pengalaman dan wawasan strategisnya akan memainkan peran penting dalam membawa GoTo menuju fase pertumbuhan berikutnya,” ucap Patrick.
Dia juga menyampaikan terima kasih yang kepada komisaris dan para anggota direksi, yang mengakhiri masa jabatannya atas dedikasi dan kontribusi berharga mereka selama ini.
Patrick menegaskan, dengan fokus yang diperbarui dan penguatan kepemimpinan, perusahaan akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
“Sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham, mitra pengemudi, mitra usaha, pelanggan dan karyawan kami,” tegasnya.
Sementara, Komisaris Utama GoTo Agus DW Martowardojo mengatakan, perombakan dan sejumlah agenda RUPS mencerminkan kepercayaan dan dukungan yang berkesinambungan dari para pemegang saham. Ini sejalan dengan upaya perusahaan secara bersama-sama memperkuat pondasi bisnis GoTo.
Menurut mantan bos Bank Indonesia ini, persetujuan atas seluruh agenda merupakan langkah penting untuk memastikan perseroan tetap dikelola dengan baik, berorientasi ke depan.
Baca juga : Pemprov DKI Perlu Segera Buat Regulasi Sewa Rusun
“Dan responsif terhadap kebutuhan yang terus berkembang dari para pemangku kepentingannya,” ujar Agus.
Ke depan, kata Agus, dewan komisaris akan terus bekerja sama secara erat dengan direksi, untuk semakin memperkuat tata kelola. Seiring dengan upaya bersama mendukung pertumbuhan dan kemajuan Indonesia.
Menyoal ini, Investment Consultant Reliance Sekuritas Reza Priyambada menyebut, pergantian tersebut memperlihatkan masih adanya keberlanjutan perusahaan yang diharapkan dapat lebih baik dari sebelumnya.
“Harapannya bisa lebih baik dengan berbagai pengembangan dan inovasi yang dilakukan,” kata Reza kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Menurut Reza, pergantian jajaran direksi dan komisaris ini tidak langsung berdampak pada kinerja emiten. Tetapi dapat mengubah spekulasi atau pandangan investor terhadap saham dan strategi bisnis emiten ke depan.
“Ke depan, investor tetap harus memperhatikan langkah kebijakan maupun strategi perkembangan GoTo,” ucapnya.
Reza melanjutkan, pergantian manajemen ini menunjukkan keberlanjutan perbaikan kinerja. Dan meyakini pasar akan merespons positif.
Baca juga : Seattle Sounders Vs PSG, Menang Bukan Jaminan
“GoTo (diharapkan) mampu menunjukkan perbaikan kinerja keuangan,” ujarnya.
Reza menilai, sejauh ini GoTo sudah on track untuk mencapai pedoman EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) grup yang disesuaikan. Yakni sebesar Rp 1,4 triliun-Rp 1,6 triliun secara keseluruhan pada 2025.
Buyback Saham
RUPST dan RUPSLB menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) yang baru senilai hingga 200 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp, 3,2 triliun, sebagaimana telah diungkapkan perseroan sebelumnya.
Direktur GoTo Simon Tak Leung Ho mengatakan, sebelumnya GoTo telah melaporkan realisasi buyback saham sebesar Rp 2,09 triliun sejak 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025. Jumlah yang dibeli kembali sebanyak 32.186.417.803 saham Seri A (Saham Treasuri).
GoTo bermaksud untuk mengalihkan sebanyak-banyaknya seluruh saham Seri A dari buyback untuk pelaksanaan program kepemilikan saham oleh karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, dan Perusahaan Anak Employee Stock Option Program dan Management Stock Option Program (ESOP/MSOP).
Simon mengatakan, penggunaan saham treasury untuk ESOP (Employee Stock Ownership Plan) atau MSOP (Management Stock Option Plan), akan memungkinkan GoTo untuk melanjutkan program, yang membuat perseroan menjadi tempat kerja yang kompetitif dan menarik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya