BREAKING NEWS
 

Banyak Perusahaan Daerah Tidak Sehat

Irawan Dukung Terobosan Kemendagri Benahi BUMD

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Jumat, 18 Juli 2025 07:35 WIB
Anggota Komisi II DPR Ahmad Irawan. (Foto: TV Parlemen)

 Sebelumnya 
Data ini penting sebab dari modal yang disetor ini akan bisa diketahui return of equity dari masing-masing BUMD tersebut. "Misalnya PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Sebenarnya Pemerintah pusat itu kan sudah membantu sistem dan instalasinya. Di Kementerian Pekerjaan Umum itu kan ada Direktorat Air Minum," sebutnya.

Kedua, data terkait utang dan piutang BUMD. Sebab aset BUMD tidak menggambarkan kekuatan kekuatan BUMD. Karena bisa jadi ada bisnis-bisnis yang tidak sesuai. Di KBLI ( Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) disebut sebagai pe­rusahaan tambang nikel, namun dalam praktik bisnisnya ternyata manajemen dan perantara.

Baca juga : Kapolri Minta Food Security Benar-benar Diperhatikan

Dan terakhir, kata Irawan, setoran pajaknya. Sehat tidaknya suatu BUMD, bisa hanya dilihat dari setoran dividennya kepada Pemda dan setoran pajaknya ke negara. Data-data tersebut diperlukan untuk dapat membuat satu treatment penyelamatan BUMD seperti yang disiapkan Pemerintah, baik melalui pri­vatisasi maupun restrukturisasi.

"Karena bisa jadi kayak PDAM itu, kita katakan tidak sehat atau kurang sehat. Tapi fundamental perusahaannya bagus,(tapi) pendapatannya turun. Kenapa? Karena piutangnya nggak bisa ditagih. Piutang ke customer, karena sebagian ini juga public service gitu," sebutnya.

Baca juga : Kaesang: Mosok Saya Merestui Bapak Saya

Harus diakui, sambung dia, banyak BUMD yang menyetor dividen jauh dari harapan. Bahkan ironisnya, ada BUMD yang hanya menyetor 1 persen dividen ke daerah. Padahal jika melihat dari aset turnover-nya saja, mestinya dividen yang dihasilkan bisa 25-30 persen dari asetnya gitu.

"Makanya kita perlu tahu betul mengenai liability-nya, terus return-nya. Sehingga kalau kita ingin mengetahui betul mengenai fundamentalnya, mohon data itu dilengkapi," pungkasnya. KAL

Baca juga : Cak Imin Optimistis Kemiskinan Teratasi

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Jumat, 18 Juli 2025 dengan judul "Banyak Perusahaan Daerah Tidak Sehat Irawan Dukung Terobosan Kemendagri Benahi BUMD"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense