BREAKING NEWS
 

Cegah Greenflation, DPR Dorong Transformasi Batu Bara Bersih Bertahap

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 12 September 2025 10:44 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Cek Endra menegaskan perlunya transformasi sektor batu bara menuju teknologi bersih sebagai langkah strategis untuk mencegah greenflation atau inflasi hijau akibat transisi energi yang terlalu cepat.

Menurutnya, Indonesia harus menjalankan transisi energi secara bertahap dan realistis agar target penurunan emisi tercapai tanpa mengorbankan stabilitas harga energi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita tidak bisa memaksakan transisi hijau tanpa menghitung dampaknya. Transformasi bertahap dengan teknologi bersih akan menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi, harga yang stabil, dan komitmen lingkungan,” tegas Cek Endra.

Baca juga : Program MBG, Keberlanjutan, Infrastruktur Dan Transportasi Yang Berkeselamatan

Ia menambahkan, dinamika global seperti pelaksanaan Just Energy Transition Partnership (JETP) yang sempat mengalami hambatan menjadi pelajaran bahwa transisi energi memerlukan perencanaan matang, pendanaan berkelanjutan, dan inovasi teknologi yang sesuai dengan kondisi domestik.

Adsense

“Situasi JETP menunjukkan bahwa kita butuh strategi transisi energi yang realistis, tidak hanya bergantung pada komitmen internasional, tapi juga memanfaatkan potensi teknologi dalam negeri,” ujarnya.

Cek Endra juga menyoroti data konsumsi batubara dunia yang mencapai 8,79 miliar ton pada 2024, menandakan peran energi fosil masih penting dalam bauran energi global. Negara maju, seperti Jerman dan AS bahkan kembali mengoperasikan PLTU.

Baca juga : Jangan Dibenturkan, TNI Dan Polri Selalu Solid Bersinergi

Sementara China dan India mengembangkan teknologi ultra-supercritical yang lebih efisien dan rendah emisi.

“Indonesia perlu mengadopsi teknologi ultra-supercritical, co-firing biomassa, dan Carbon Capture and Storage (CCS) untuk menekan emisi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa roadmap transisi energi nasional harus memberi ruang bagi pengembangan teknologi bersih untuk membuka peluang investasi hijau, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi global.

Baca juga : Warga Happy, Semua Koridor Transjakarta Sudah Beroperasi Normal

“Komisi XII DPR RI akan mendorong kebijakan transisi energi yang realistis agar target dekarbonisasi tercapai tanpa memicu greenflation maupun gangguan stabilitas ekonomi,” tutup legislator asal Jambi itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense