RM.id Rakyat Merdeka - Permasalahan sampah kini semakin menjadi perhatian di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Data menunjukkan dari 56 juta ton sampah yang dihasilkan di Indonesia setiap tahunnya, hanya 40 persen yang bisa terkelola.
Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, situasi ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Dalam rangkaian kolaborasi itu, Eddy melanjutkan rangkaian pertemuannya dengan Wali Kota dari berbagai daerah yang mengalami masalah sampah. Mulai dari Wali Kota Bandung, Tangsel, Solo, Yogyakarta hingga Wali Kota Manado.
Baca juga : PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Peluang Usaha Kerakyatan
Rangkaian kolaborasi tersebut, Eddy Soeparno bertemu dengan Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Kantor Pemerintah Kota Palembang, Jumat (12/9/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Palembang menyampaikan terima kasih atas kesediaan Eddy Soeparno datang untuk mendengarkan aspirasi pemerintah daerah.
"Saya juga pahami bahwa Pak Eddy selama ini konsisten pada advokasi isu lingkungan khususnya berkaitan dengan masalah sampah. Ini kesempatan yang baik bagi kami di Palembang untuk menyampaikan aspirasi," ungkapnya.
Baca juga : Eddy Soeparno Ajak Anak Muda Perkuat Kepemimpinan Prabowo Hadapi Krisis Iklim
Menanggapi hal itu, Eddy Soeparno menilai revisi Perpres menjadi momentum penting bagi Palembang.
Ia menambahkan, proyek kerja sama pengolahan sampah di kota ini sudah berjalan cukup jauh dan layak mendapat dukungan lebih kuat dari pusat.
“Dengan revisi Perpres ini, kita dorong agar Palembang segera memperoleh manfaat. Selain mempercepat penanganan sampah, juga membantu meringankan pembiayaan Pemkot," ungkap Eddy.
Baca juga : Lestari Moerdijat Dorog Semangat Persatuan Hadapi Tantangan Bernegara
“Alhamdulillah, kami bersyukur Wakil Ketua MPR RI Pak Eddy Soeparno siap mengakomodir aspirasi kita ke Kemenko Pangan. Semoga upaya ini menjadikan sampah sebagai tenaga listrik bisa terealisasi,” pungkas Ratu Dewa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.