Dark/Light Mode

Pj Gubernur Pastikan Stok Beras Di Papua Aman Hingga 4 Bulan

Sabtu, 23 Agustus 2025 16:02 WIB
Agus Fatoni melakukan peninjauan langsung ke Gudang Bulog Tasangka, Jayapura, pada Jumat (22/8/2025). (Foto : Ist)
Agus Fatoni melakukan peninjauan langsung ke Gudang Bulog Tasangka, Jayapura, pada Jumat (22/8/2025). (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, memastikan ketersediaan beras di Papua dalam kondisi aman. Persediaan tersebut diproyeksikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan.

Kepastian itu disampaikan Fatoni usai melakukan peninjauan langsung ke Gudang Bulog Tasangka, Jayapura, pada Jumat (22/8/2025).

“Dari sisi ketersediaan yang ada di Bulog ini, masih cukup untuk empat bulan ke depan. Apalagi masih ada distribusi reguler yang akan masuk,” kata Fatoni dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2025).

Baca juga : PGN Percepat Pembangunan Jargas Di Surabaya Dan Batam

Dari hasil peninjauan, stok beras di Gudang Bulog mencapai 10.000 ton. Jumlah itu juga sudah didistribusikan ke Gudang Bulog di Biak dan Yapen.

Selain memantau ketersediaan, Fatoni juga meninjau harga beras di beberapa retail. Hasilnya, harga di pasaran masih relatif stabil.

“Dari pantauan harga di lapangan, kondisi masih stabil. Di beberapa tempat memang ada kenaikan Rp2.000 sampai Rp3.000, tetapi di lokasi yang kami kunjungi harganya masih tetap karena stok lama masih tersedia,” ujarnya.

Baca juga : Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Bahas Normalisasi Ciliwung hingga PBB

Menurut Fatoni, dengan stok yang ada, pasokan beras di Papua diyakini akan terus mengalir ke berbagai daerah. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan harga sekaligus menjamin keterjangkauan bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan, pemerintah daerah akan terus menggandeng berbagai pihak untuk memperlancar distribusi beras, baik dari gudang Bulog maupun gudang swasta.

Dalam kunjungannya, Fatoni turut meninjau Gudang Irian Jaya Sehat di Entrop, Jayapura. Dari data yang ada, gudang tersebut memiliki persediaan sekitar 375 ton beras.

Baca juga : Pemprov DKI Pastikan Anak-Anak Di Jakarta Dapat Akses Pendidikan Yang Adil

“Jadi tugas kami di pemerintah, baik melalui Bulog maupun OPD, adalah bekerja sama dengan pihak swasta untuk menjaga kelancaran distribusi beras hingga ke tingkat retail dan penjual,” tegas Fatoni.

Senada dengan itu, Pimpinan Bulog Wilayah Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari, memastikan ketersediaan beras di Papua tetap terjamin hingga beberapa bulan mendatang.

“Stok untuk empat bulan ke depan ada 10.000 ton, dan ini dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat,” kata Ahmad.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.