BREAKING NEWS
 

Jamaludin Malik Dorong Pemerintah Percepat Tata Kelola Logam Tanah Jarang

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 7 November 2025 15:18 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Jamaludin Malik, meminta pemerintah mempercepat penataan tata kelola Logam Tanah Jarang (LTJ) agar pemanfaatannya dapat memberikan manfaat optimal bagi negara. 

LTJ merupakan kelompok mineral penting yang dibutuhkan untuk berbagai industri strategis seperti mesin kendaraan listrik, baterai energi, turbin angin, chip elektronik, hingga peralatan pertahanan.

Indonesia memiliki potensi LTJ yang cukup besar, terutama dari mineral ikutan penambangan timah di Bangka Belitung.

Namun, hingga kini, potensi tersebut belum diolah secara maksimal dan belum memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Baca juga : Ketua DPRD Klungkung Dorong Pemungutan Pajak Jemput Bola

Jamaludin menjelaskan, salah satu kendala utama dalam pengelolaan LTJ adalah belum tersedianya data cadangan yang terukur dengan pasti.

Sebagian besar informasi yang ada masih bersifat perkiraan, sehingga negara kesulitan menentukan arah kebijakan pengelolaan yang tepat.

Adsense

Selain itu, aturan teknis terkait pemisahan, pengangkutan, dan pengolahan LTJ juga belum lengkap, terutama karena mineral pembawa LTJ, seperti monasit, mengandung unsur radioaktif yang membutuhkan penanganan hati-hati demi keselamatan lingkungan dan masyarakat.

Menurutnya, Indonesia perlu memulai dari langkah dasar, yakni memperbaiki data dan regulasi sebelum melangkah ke tahap pembangunan industri.

Baca juga : Bamsoet Dorong Pemerintah Segera Sahkan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan fasilitas percontohan (pilot plant) di dalam negeri sebagai upaya awal mempelajari teknologi pemurnian LTJ.

Fasilitas ini, kata dia, dapat melibatkan BUMN, perguruan tinggi, lembaga riset, dan mitra teknologi agar proses alih teknologi berlangsung bertahap dan tidak bergantung pada negara lain.

“Potensi Logam Tanah Jarang jangan hanya berhenti di atas kertas. Kita ingin manfaatnya nyata bagi ekonomi bangsa, membuka lapangan kerja, dan mendorong kemajuan teknologi di Indonesia. Karena mengandung unsur radioaktif, pengelolaannya juga harus aman, diawasi, dan tidak boleh tergesa-gesa,” tegas legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah II itu.

Jamaludin menambahkan, hilirisasi LTJ sebaiknya tidak berhenti pada tahap pemurnian mineral, tetapi diarahkan hingga menghasilkan bahan baku magnet permanen yang menjadi komponen penting dalam industri kendaraan listrik dan energi terbarukan.

Baca juga : Soal Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat, Dirut KAI Bilang Begini

Dengan demikian, nilai tambah dari sumber daya tersebut dapat dinikmati di dalam negeri, bukan justru mengalir ke luar negeri.

Ia memastikan, melalui Komisi XII DPR, pihaknya akan terus mengawasi agar tata kelola LTJ berjalan transparan, aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi negara serta masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense