BREAKING NEWS
 

Biar Nggak Bikin Bingung

Redenominasi Rupiah Butuh Sosialisasi Dan Waktu Transisi

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 12 November 2025 07:05 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan meminta Pemerintah memastikan kestabilan sejumlah aspek sebelum melaksanakan redenominasi rupiah. Pasalnya, kebijakan tersebut bakal menimbulkan dampak di berbagai aspek.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah mengatakan, ada sejumlah aspek yang harus diperkuat sebelum menjalankan kebijakan redenominasi rupiah. Yakni, ekonomi, sosial dan politik, hingga teknis. Setelah semuanya aman, proses redenominasi akan dilakukan dengan pembuatan undang-undang di parlemen.

Baca juga : Gus Dur Dan Marsinah Jadi Nama Gedung Di Kemenham

“Apakah Pemerintah sudah siap? Kalau semua itu belum, jangan coba-coba dilakukan redenominasi,” warning Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). Dia menegaskan, redenominasi bukan sekadar menghapus tiga angka nol di belakang nominal rupiah tanpa konsekuensi. Kebijakan itu bisa memicu lonjakan harga yang signifikan jika aspek teknisnya tidak dipersiapkan dengan matang.

“Kalau aspek teknis itu belum siap, kalau harga Rp 280 dibulatkan Rp 300, maka inflasi yang terjadi. Itu yang paling mengganggu pikiran kami di Banggar,” terang politikus PDIP itu.

Baca juga : 3 Kali Pemilu Lolos Terus, NasDem Usul PT 7 Persen

Legislator asal Madura itu mengatakan, RUU terkait redenominasi itu belum masuk ke dalam program legislasi DPR. Pemerintah sudah mengungkapkan bahwa RUU tersebut akan mulai dibahas pada 2027. “Bagi saya, 2027 itu bagus, karena perlu sosialisasi yang intensif, termasuk literasi keuangan kita yang masih rendah di masyarakat,” katanya.

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menambahkan, redenominasi mata uang rupiah perlu dilakukan dengan transisi secara bertahap. Hal tersebut demi menghindari risiko yang bisa mengganggu stabilitas perekonomian. Misbakhun mengatakan, Pemerintah perlu menyusun peta jalan yang jelas, termasuk tahap transisi dari uang lama ke uang baru serta strategi sosialisasinya. Kebijakan ini mesti dijalankan dengan hati-hati.

Adsense

Baca juga : Gubernur Banten Ambil Langkah Aktif Dan Solutif

“Jangan sampai menimbulkan gangguan di lapangan. Fokus utamanya adalah kejelasan tahapan dan kesiapan masyarakat,” kata Misbakhun, Selasa (11/11/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense