BREAKING NEWS
 

MBG Tetap Jalan Di Masa Libur Sekolah

Pimpinan Komisi VIII Dukung Kebijakan BGN

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : AULIA DARWIS
Selasa, 23 Desember 2025 06:55 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Singgih Januratmoko.

 Sebelumnya 
Berdasarkan data Kemenag 2025, terdapat lebih dari 42.391 pesantren dengan jumlah santri sekitar 4,3 juta santri di seluruh Indonesia. Lingkungan pesantren, dengan karakteristik asrama dan pengelolaan konsumsi yang terpusat, merupakan lokus yang sangat tepat sekaligus strategis untuk implementasi program gizi berkelanjutan.

Singgih menyarankan sinergi dan integrasi data antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BGN dengan Kemenag dalam memetakan dan mengintegrasikan data penerima MBG lebih akurat. Data ini mencakup jumlah santri, kondisi dapur, kebutuhan gizi secara spesifik sehingga penyaluran MBG bisa lebih tepat sasaran.

Model penyaluran MBG disarankannya lebih adaptif di lingkungan sekolah madrasah dan pesantren. Selain paket kemasan, juga perlu dipertimbangkan model dapur pesantren dengan pendampingan ahli gizi, supply chain, bahan pangan lokal, dan edukasi gizi bagi pengelola dapur.

Baca juga : Musyawarah Daerah Tak Boleh Terpengaruh Konflik Internal

Dia menegaskan, MBG di sekolah Kemenag merupakan manifestasi dari tanggung jawab negara dalam melindungi dan memenuhi hak anak atas kesehatan dan pendidikan yang berkualitas.

“Dengan kolaborasi semua pihak, program ini akan berkontribusi besar dalam mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” tandasnya.

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menambahkan, MBG di masa libur sekolah adalah upaya menjaga kesinambungan pemenuhan gizi anak. Karena libur sekolah tidak otomatis berarti kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan baik di rumah.

Baca juga : PAN Ikut Golkar, Dukung Pilkada Tidak Langsung

“Pada sebagian keluarga, terutama kelompok rentan, justru masa libur berpotensi menurunkan kualitas asupan gizi anak,” ujar Hetifah dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

Karena itu, Hetifah mendorong agar MBG perlu tetap dijalankan sebagai langkah preventif atau pencegahan agar status gizi anak tetap terjaga meskipun proses belajar mengajar sedang libur.

Namun, Hetifah memberikan sejumlah catatan untuk BGN agar program MBG di masa liburan tak kacau balau. Pertama, penyesuaian jenis menu. Selama masa libur, MBG disalurkan dalam bentuk menu kering atau tahan simpan seperti abon, roti, atau bolu sehingga lebih aman dan praktis.

Baca juga : Kejagung Antarkan Langsung Seorang Jaksanya Ke KPK

Kedua, lanjut dia, harus ada penguatan kerja sama dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Hal ini agar suplai bahan MBG terjaga sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ketiga, koordinasi yang rapi antara SPPG, sekolah, murid, dan wali murid agar data penerima manfaat akurat dan distribusi berjalan tertib serta tepat sasaran. TIF

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 23 Desember 2025 dengan judul "MBG Tetap Jalan Di Masa Libur Sekolah Pimpinan Komisi VIII Dukung Kebijakan BGN"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense