BREAKING NEWS
 

Habib Aboe Bakar Tinjau Kinerja Kejati Kalsel: Apresiasi Implementasi KUHP Baru

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Jumat, 1 Mei 2026 12:43 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi, melakukan Reses ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Jumat (1/5/2026). Foto: DPR

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi, melakukan Reses ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Jumat (1/5/2026).

Kedatangan legislator senior ini disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), serta Asisten Pidana Khusus (Aspidsus).

Pertemuan tersebut fokus membahas dinamika penegakan hukum terkini, khususnya mengenai masa transisi dan implementasi KUHP Nasional (UU 1 Tahun 2023) serta penguatan fungsi Jaksa Pengacara Negara.

Baca juga : Kunker Ke Sultra, Habib Aboe Soroti Tantangan Implementasi KUHAP Baru

Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa Kejati Kalsel menunjukkan progresivitas dalam menjalankan mekanisme hukum baru.

Kalsel tercatat sebagai Kejaksaan Tinggi keempat di Indonesia yang mengajukan permohonan pengakuan bersalah (plea bargaining) ke Kejaksaan Agung.

Adsense

Habib Aboe Bakar Alhabsyi memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat Kejati Kalsel dalam beradaptasi dengan semangat kodifikasi hukum pidana yang baru.

Baca juga : AHY Tinjau Arus Mudik Di JMTC, Apresiasi Teknologi Jasa Marga

"Saya sangat mengapresiasi langkah progresif Kejati Kalsel. Menjadi Kejati keempat yang mengajukan mekanisme pengakuan bersalah ke Kejagung membuktikan bahwa semangat pembaruan hukum kita sudah berjalan di daerah. Ini adalah bentuk nyata dari efisiensi peradilan yang kita cita-citakan dalam KUHP baru," ujar Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

Selain membahas pidana umum dan khusus, pertemuan ini juga menyoroti peran Kejati Kalsel dalam mendukung roda ekonomi melalui pendampingan hukum bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Saat ini, Kejati Kalsel tengah aktif membantu PT Hutama Karya (Persero) dalam penyelesaian berbagai kendala hukum terkait proyek-proyek strategis di wilayah Kalimantan Selatan.

Baca juga : Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Momentum Percepat Implementasi B50

Habib Aboe Bakar menekankan pentingnya peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk memastikan proyek pembangunan berjalan tanpa hambatan hukum yang berarti.

"Peran Kejaksaan tidak hanya memenjarakan orang, tapi juga menjaga agar pembangunan tetap on track. Keaktifan Kejati Kalsel mendampingi BUMN seperti Hutama Karya menunjukkan bahwa Jaksa hadir sebagai mitra strategis negara untuk mengamankan aset dan memastikan pembangunan di Kalsel berjalan lancar sesuai aturan," tambah pria yang akrab disapa Habib tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense