Dark/Light Mode

Haidar Alwi: Negara Kuat Kalau Rakyat dan Pemerintah Kompak

Minggu, 5 Oktober 2025 10:15 WIB
Pendiri Haidar Alwi Care Haidar Alwi. (Foto: Ist)
Pendiri Haidar Alwi Care Haidar Alwi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendiri Haidar Alwi Care, Haidar Alwi meyakini kekuatan bangsa Indonesia lahir dari keselarasan antara rakyat dan negara. Menurutnya, pembangunan nasional dapat ditumbuhkan dengan nilai-nilai solidaritas sosial rakyat, kebijakan fiskal yang tepat, ketahanan pangan, dan stabilitas keamanan bisa berjalan dalam satu irama.

"Rakyat adalah pondasi, negara adalah atap. Keduanya harus menyatu agar rumah besar Indonesia tetap kokoh,” kata Haidar Alwi, dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025). 

Karena itu, melalui gerakan Rakyat Bantu Rakyat, Haidar Alwi menghadirkan program santunan bagi dua juta anak yatim. Haidar Alwi menegaskan, program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi moral jangka panjang untuk menyiapkan generasi tangguh.

Baca juga : Mendagri Tito Tekankan Peran Daerah Dalam Pemerataan Dokter Spesialis

“Mereka bukan objek belas kasihan, mereka adalah calon pemimpin bangsa yang harus kita siapkan sejak dini,” katanya.

Gerakan ini merevitalisasi semangat gotong royong yang menjadi jati diri Indonesia. Solidaritas rakyat, menurut Haidar, menjadi bahan bakar bagi kebijakan negara agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. “Tanpa rakyat yang kuat, negara akan goyah,” tegasnya.

Selain itu, Haidar juga menyoroti langkah Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan arah baru pembangunan nasional dengan menekankan kedaulatan, kemandirian, dan pertumbuhan berkualitas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, aku Haidar, menerjemahkan visi tersebut ke dalam kebijakan fiskal yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Baca juga : Meskes Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemerintah

“Pertumbuhan 8 persen bukan sekadar target, tetapi janji agar dapur rakyat tetap mengepul dan anak-anak bisa sekolah dengan tenang,” ujar Haidar Alwi.

Menurutnya, kolaborasi antara visi Presiden Prabowo kebijakan fiskal Purbaya, dan partisipasi rakyat akan menciptakan ekonomi yang kokoh dan berkeadilan. “Ekonomi yang kuat hanya lahir jika rakyat, pemerintah, dan fiskal saling menopang,” tuturnya.

Selain itu, ia menyoroti keberhasilan Pemerintah menjaga stok beras hingga rekor tertinggi. Kata Haidar hal ini sebagai capaian strategis untuk memperkuat kedaulatan bangsa. “Pangan bukan hanya soal kenyang, tetapi soal martabat bangsa. Jika rakyat makan dengan tenang, maka bangsa ini berdiri dengan kepala tegak,” ujarnya.

Baca juga : Jaga Kedaulatan SDA, KOPSINDO Dukung Pemerintah Sikat Tambang Ilegal

Program Leuit Rakyat yang digagas Haidar Alwi Care menjadi pelengkap kebijakan Pemerintah dengan menghidupkan lumbung desa dan menjalin sinergi dengan Bulog. “Kedaulatan pangan lahir dari desa, lalu mengalir ke kota, hingga akhirnya menguatkan negara,” pungkas Haidar Alwi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.